Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Vietnam Bidik 75% Investasi Asing dari Negara Maju dan Raksasa Teknologi pada 2030

Vietnam incar investasi negara maju & raksasa teknologi global untuk jadi pusat manufaktur & inovasi utama ASEAN

Bagikan:
Foto yang diabadikan pada 23 April 2023 ini menunjukkan pemandangan Hanoi, ibu kota Vietnam. (Foto: Xinhua/Hu Jiali)
Foto yang diabadikan pada 23 April 2023 ini menunjukkan pemandangan Hanoi, ibu kota Vietnam. (Foto: Xinhua/Hu Jiali)
A A

Nusantaraterkini.co, HANOI - menetapkan target untuk mengamankan lebih banyak investasi dari negara-negara maju dan menarik perusahaan-perusahaan teknologi global terkemuka di bawah resolusi yang baru-baru ini dikeluarkan oleh Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (Communist Party of Vietnam/CPV), lapor Vietnam News Agency pada Sabtu (13/6/2026).

Dokumen tersebut menggambarkan sektor sebagai komponen penting dari ekonomi nasional dan menargetkan 75 persen investasi asing berasal dari ekonomi maju yang memiliki kekuatan dalam , modal, dan manajemen modern pada 2030, menurut laporan tersebut.

juga berupaya menarik setidaknya tiga perusahaan teknologi terkemuka dunia untuk mendirikan kantor pusat, kantor serta pusat penelitian dan pengembangan, sekaligus menarik perusahaan-perusahaan asing dengan teknologi inti dan khusus yang mampu terintegrasi secara mendalam ke dalam rantai nilai global.

Dokumen itu menetapkan tujuan untuk menjadikan Vietnam sebagai salah satu destinasi utama di ASEAN untuk proyek-proyek berkualitas tinggi pada 2030, didukung oleh peningkatan iklim usaha, keunggulan kompetitif, kapasitas inovasi, dan layanan publik, menurut laporan tersebut.

Pada 2045, negara itu bertujuan untuk mengembangkan sektor investasi asing yang berkelanjutan dan terintegrasi dengan baik, mendukung targetnya menjadi pusat regional yang kompetitif untuk sektor manufaktur, jasa, inovasi, dan operasi bisnis, dengan sektor tersebut menyumbang sekitar 30 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Domain-domain yang menjadi prioritas untuk investasi asing mencakup elektronik, dan perangkat digital, kecerdasan buatan (artificial intelligence/), mahadata, komputasi awan (cloud computing), Internet of Things (IoT), blockchain, serta bioteknologi dan biomedis tingkat lanjut, , dan layanan bernilai tambah tinggi lainnya, imbuh laporan tersebut.

(*/nusantaraterkini.co) 

Sumber: Xinhua

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru