Vietnam Bidik 75% Investasi Asing dari Negara Maju dan Raksasa Teknologi pada 2030
Vietnam incar investasi negara maju & raksasa teknologi global untuk jadi pusat manufaktur & inovasi utama ASEAN
Nusantaraterkini.co, HANOI - Vietnam menetapkan target untuk mengamankan lebih banyak investasi dari negara-negara maju dan menarik perusahaan-perusahaan teknologi global terkemuka di bawah resolusi yang baru-baru ini dikeluarkan oleh Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (Communist Party of Vietnam/CPV), lapor Vietnam News Agency pada Sabtu (13/6/2026).
Dokumen tersebut menggambarkan sektor investasi asing sebagai komponen penting dari ekonomi nasional dan menargetkan 75 persen investasi asing berasal dari ekonomi maju yang memiliki kekuatan dalam sektor teknologi, modal, dan manajemen modern pada 2030, menurut laporan tersebut.
Vietnam juga berupaya menarik setidaknya tiga perusahaan teknologi terkemuka dunia untuk mendirikan kantor pusat, kantor serta pusat penelitian dan pengembangan, sekaligus menarik perusahaan-perusahaan asing dengan teknologi inti dan khusus yang mampu terintegrasi secara mendalam ke dalam rantai nilai global.
Dokumen itu menetapkan tujuan untuk menjadikan Vietnam sebagai salah satu destinasi utama di ASEAN untuk proyek-proyek investasi asing berkualitas tinggi pada 2030, didukung oleh peningkatan iklim usaha, keunggulan kompetitif, kapasitas inovasi, dan layanan publik, menurut laporan tersebut.
Pada 2045, negara itu bertujuan untuk mengembangkan sektor investasi asing yang berkelanjutan dan terintegrasi dengan baik, mendukung targetnya menjadi pusat regional yang kompetitif untuk sektor manufaktur, jasa, inovasi, dan operasi bisnis, dengan sektor tersebut menyumbang sekitar 30 persen dari produk domestik bruto (PDB).
Domain-domain yang menjadi prioritas untuk investasi asing mencakup elektronik, semikonduktor dan perangkat digital, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), mahadata, komputasi awan (cloud computing), Internet of Things (IoT), blockchain, serta bioteknologi dan biomedis tingkat lanjut, industri hijau, dan layanan bernilai tambah tinggi lainnya, imbuh laporan tersebut.
(*/nusantaraterkini.co)
Sumber: Xinhua
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SEPAKBOLAJadwal Lengkap Super League dan Championship Indonesia Hari Ini
Herman Saleh Harahap·50 menit yang lalu -
EKONOMIMenaker: Ekonomi Sirkular Buka Peluang Jutaan Lapangan Kerja Baru
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
PENDIDIKANNihayatul Wafiroh Dorong Magang Nasional Jadi Jembatan Lulusan ke Dunia Kerja
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
PERISTIWAPenembakan Massal di Krakow Polandia Tewaskan Enam Orang
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSKapolri Didesak Buka Daftar Korban Penyadapan yang Seret Mantan Petinggi Polri
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
PERISTIWATNI Temukan Black Box M-17 yang Jatuh Saat Tugas Karhutla
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
E-SportMPL ID Season 18: BTR Tumbangkan TLID 4-3, Melaju ke Grand Final
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
-
INTERNASIONALIran-AS Kembali Memanas! Dua Rudal Hantam Pulau Qeshm, Trump Akui Serangan Terbatas
hendra·11 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTegur Suami Gegara Judi, Istri di Jakbar Dianiaya hingga Disundut Bara Rokok
hendra·11 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan