Update Banjir dan Longsor Pasaman Barat : Tiga Korban Hilang di Talamau Belum Ditemukan
Pencarian tiga korban hilang longsor Talamau Pasaman Barat masuk hari ke-10, tim gabungan terus lakukan operasi SAR di lokasi bencana.
Nusantaraterkini.co,PASAMAN BARAT – Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Pasaman Barat melaporkan bahwa operasi pencarian dan pertolongan korban tertimbun longsor di Jorong Tinggam Harapan, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat telah memasuki hari kesepuluh pada hari ini, Minggu (7/12/2025).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupeten Pasaman Barat, Afrizal SE, mengatakan, tim gabungan masih berupaya menemukan tiga korban yang hingga kini masih dalam pencarian. Ketiga korban tersebut adalah Dian Firmanda (Laki-laki, 24 tahun), Nur Hayati (Perempuan, 35 tahun), dan Ambrizal (Laki-laki, 38 tahun).
Baca Juga : Doa Bersama di Lokasi Longsor, Bupati Yulianto Tegaskan Penguatan Penanganan Bencana
"Upaya pencarian korban terus dilakukan dengan bantuan empat alat berat di lokasi longsor. Tim yang terlibat dalam operasi SAR gabungan ini meliputi unsur dari BPBD, BASARNAS, TNI, POLRI, POL PP & DAMKAR, Dinas PU, relawan, unsur pemerintahan setempat, dan juga masyarakat," ujar Afrizal, kepada Nusantaraterkini.co.
Sementara itu, sebutnya, kegiatan rutin BPBD Pasaman Barat hari ini meliputi pemantauan dan koordinasi dengan pihak nagari dan kecamatan untuk antisipasi bencana, pengecekan peralatan penanggulangan bencana, serta serah terima regu jaga. Selain itu, BPBD juga melaksanakan Zoom Meeting dengan Pusdalops Provinsi Sumatera Barat dan tetap melaksanakan piket standby di posko.
Di sisi lain, berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, wilayah Pasaman Barat hari ini diperkirakan akan mengalami hujan ringan dengan suhu mencapai 31°C dan kelembapan 70%. Kondisi umum cuaca diprediksi berawan dengan potensi hujan ringan.
Baca Juga : Satu Lagi Korban Banjir dan Longsor Pasaman Barat Ditemukan Meninggal
Diberitakan sebelumnya, bencana alam berupa banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pasaman Barat, berdampak pada 50.596 jiwa terdampak di seluruh kabupaten. Sementara itu korban jiwa yang ditemukan sebanyak empat orang, dan tiga lainnya masih dinyatakan hilang.
Sebanyak 4.681 jiwa terpaksa mengungsi, dengan kerusakan infrastruktur perumahan mencapai 51 unit rusak berat, 19 unit rusak sedang, 15 unit rusak ringan, dan total 3.318 unit rumah terendam banjir. Selain itu, 14 unit rumah dilaporkan hanyut diterjang arus. Dampak bencana ini terasa merata di berbagai kecamatan. Kecamatan Talamau menjadi salah satu wilayah dengan dampak signifikan,
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANAparat Gabungan Razia Rutan Kabanjahe, Ratusan WBP Dites Urine
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
NEWSHendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSKPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan Terkait Proyek PUTR
hendra·5 jam yang lalu -
NEWSKetua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Diperiksa Polda, Diduga Terkait Kasus Dhody Thahir
hendra·6 jam yang lalu -
PERISTIWAHujan Deras dan Angin Kencang Diduga Picu Banjir Bandang Solok, Rumah Warga Terdampak
hendra·7 jam yang lalu -
PERISTIWAJalur Padang-Solok Putus Total Diterjang Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang
hendra·7 jam yang lalu -
PERISTIWABanjir Bandang Terjang Pusat Pemerintahan Kabupaten Solok, Sejumlah Kantor Terendam
hendra·8 jam yang lalu -
KOTA MEDANFraksi PDIP Soroti Keterlambatan Ranperda Pajak dan Tingginya Biaya PBG Medan
hendra·8 jam yang lalu -
PENDIDIKAN5 Kepala SD Negeri di Tebingtinggi Dicopot, Diduga Terkait Dana Revitalisasi Sekolah
hendra·9 jam yang lalu -
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan