Update Banjir dan Longsor Pasaman Barat: 50 Ribu Jiwa Terdampak, 3 Orang Meninggal Dunia, 4 Hilang
Banjir dan longsor Pasaman Barat berdampak pada 50 ribu jiwa, menewaskan 3 orang, 4 hilang, ribuan rumah rusak, dan infrastruktur lumpuh.
Nusantaraterkini.co,PASAMAN BARAT-Bencana alam berupa banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pasaman Barat, menyebabkan dampak kerusakan yang masif serta korban jiwa. Data terakhir menunjukkan total 50.596 jiwa terdampak di seluruh kabupaten. Musibah ini telah merenggut tiga korban jiwa meninggal dunia, empat orang dinyatakan hilang, dan lima orang mengalami luka-luka.
"Sebanyak 4.681 jiwa terpaksa mengungsi dari rumah mereka, dengan kerusakan infrastruktur perumahan mencapai 51 unit rusak berat, 19 unit rusak sedang, 15 unit rusak ringan, dan total 3.318 unit rumah terendam banjir. Selain itu, 14 unit rumah dilaporkan hanyut diterjang arus," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat, Afrizal SE, kepada Nusantaraterkini.co, Jumat (5/12/2025).
Baca Juga : Evakuasi di Talamau Pasbar Dapat Bantuan Alat Berat dari Pasaman
Dampak bencana ini terasa merata di berbagai kecamatan. Kecamatan Talamau menjadi salah satu wilayah dengan dampak signifikan, mencatat satu korban meninggal dunia, empat orang hilang, dan 11 rumah hanyut. Sementara itu, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie mencatatkan jumlah pengungsi terbanyak, mencapai 3.177 jiwa dari total 13.716 jiwa terdampak.
"Sungai tiba-tiba meluap sangat cepat, kami tidak sempat menyelamatkan banyak barang. Sebagian besar warga desa kami kini mengungsi karena rumah terendam air setinggi dada," kata seorang warga di Nagari Silayang, Kecamatan Ranah Batahan. Banjir dan longsor Kecamatan Ranah Batahan menyebabkan dua orang meninggal dunia, serta 846 unit rumah terendam dan 23 unit rumah rusak berat.
Sektor pendidikan dan fasilitas umum juga lumpuh. Tercatat total delapan sekolah terdampak, dua fasilitas kesehatan (Faskes) terdampak, dan enam tempat ibadah terendam di seluruh Pasaman Barat. Kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan menghambat upaya distribusi bantuan, di mana tujuh jembatan mengalami kerusakan, sepuluh titik jalan rusak, dan dua titik jalan dilaporkan putus total.
Baca Juga : Bupati Pasaman Barat Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor
Selain permukiman, bencana juga memukul keras sektor pertanian. Luas total lahan pertanian yang terendam mencapai 751,65 hektar. Di Kecamatan Lembah Melintang, banjir menyebabkan 450 ekor ternak terdampak, menambah kerugian materiil bagi warga.
"Kerusakan lahan pertanian kami sangat parah, sawah sudah tidak bisa dipanen. Semoga bantuan segera datang agar kami bisa bangkit lagi," ujar seorang petani di Nagari Aia Gadang Barat, yang wilayahnya terdampak dua rumah rusak berat dan 150 rumah terendam.
Baca Juga : Jalan Putus, Akses Jalan Panti-Talu-Simpang Empat dan Menuju Medan Lumpuh Total
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANAparat Gabungan Razia Rutan Kabanjahe, Ratusan WBP Dites Urine
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
NEWSHendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSKPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan Terkait Proyek PUTR
hendra·5 jam yang lalu -
NEWSKetua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Diperiksa Polda, Diduga Terkait Kasus Dhody Thahir
hendra·6 jam yang lalu -
PERISTIWAHujan Deras dan Angin Kencang Diduga Picu Banjir Bandang Solok, Rumah Warga Terdampak
hendra·7 jam yang lalu -
PERISTIWAJalur Padang-Solok Putus Total Diterjang Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang
hendra·7 jam yang lalu -
PERISTIWABanjir Bandang Terjang Pusat Pemerintahan Kabupaten Solok, Sejumlah Kantor Terendam
hendra·8 jam yang lalu -
KOTA MEDANFraksi PDIP Soroti Keterlambatan Ranperda Pajak dan Tingginya Biaya PBG Medan
hendra·9 jam yang lalu -
PENDIDIKAN5 Kepala SD Negeri di Tebingtinggi Dicopot, Diduga Terkait Dana Revitalisasi Sekolah
hendra·9 jam yang lalu -
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan