Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Uang Judi Online Terdeteksi Mengalir ke 20 Negara, Komisi III DPR Minta Satgas Usut

Satgas Pemberantasan Judi Online harus mampu ke negara-negara yang diduga jadi tempat penampungan uang judi online Indonesia

Bagikan:
Santoso. (Foto: istimewa)
Santoso. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap terkait (judol) terdeteksi mengalir ke 20 hingga mencapai triliunan.

Merespon hal tersebut, Anggota Komisi III Santoso meminta Pemberantasan Judi Online bergerak menjalin komunikasi dengan negara-negara tersebut untuk menangkap jaringan pelaku.

"Uang sejak 2017 sudah kuartal I tahun 2024 nilainya mencapai Rp500 triliun. Pemberantasan Judi Online harus mampu ke -negara yang diduga jadi tempat penampungan uang judi online Indonesia," katanya, Rabu (19/6/2024).

"Satgas harus minta negara-negara tersebut untuk membantu Indonesia dalam menangkap jaringan pelaku judi online di Indonesia," imbuhnya

Legislator Partai Demokrat menerangkan PPATK telah merilis ada sekitar Rp500 triliun aliran dana terkait judi online sejak 2017 sampai kuartal I 2024. Santoso meminta negara segera menghentikan operasi judi online bagaimanapun caranya.

"Negara harus melindungi rakyatnya dengan menghentikannya operasi judi online ini bagaimanapun caranya. Karena yang bermain judi online ini umumnya adalah masyarakat bawah yang bermimpi dapat uang besar melalui janji-janji di judi online ini," ujarnya.

Lebih lanjut, Santoso menegaskan judi online merupakan salah satu 'penyakit' yang harus diperangi. Judi online, katanya, berdampak pada masalah sosial dan kriminal di masyarakat.

"Sejak masa lalu judi adalah salah satu penyakit masyarakat yang harus diperangi. Dari perilaku judi itu akan berdampak pada masalah sosial dan kriminal di masyarakat baik secara pribadi, keluarga maupun dalam kehidupan bernegara," ungkapnya.

(cw1/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait