Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak, Bapenda Sumsel Gencarkan SIGUNTANG MENYAPA

Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak, Bapenda Sumsel Gencarkan SIGUNTANG MENYAPA

Kepala Bapenda Sumsel, Achmad Rizwan saat melaksanakan program SIGUNTANG MENYAPA di salah satu Mal Pelayanan Publik, Selasa (5/5/2026). (Foto: Bapenda Sumsel)
Kepala Bapenda Sumsel, Achmad Rizwan saat melaksanakan program SIGUNTANG MENYAPA di salah satu Mal Pelayanan Publik, Selasa (5/5/2026). (Foto: Bapenda Sumsel)
A A

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — (Bapenda) Provinsi Sumatera Selatan menggencarkan secara serentak di seluruh kabupaten/kota untuk meningkatkan kendaraan bermotor melalui sistem jemput bola di pusat aktivitas masyarakat.

Kepala Bapenda , Achmad Rizwan menyampaikan jika kegiatan yang dilaksanakan di Palembang Square, Palembang Icon, dan Kolam Renang Lumban Tirta ini bertujuan memudahkan masyarakat memenuhi kewajiban pajaknya.

“ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya usai program ini di Launching Gubernur Herman Deru. Melalui SIGUNTANG MENYAPA, kami hadir langsung di tengah masyarakat, khususnya di pusat-pusat aktivitas seperti mal, pasar, hingga perkantoran. Tujuannya agar masyarakat lebih mudah dan sadar untuk memenuhi kewajiban pajaknya,” ujar Rizwan, Rabu (6/5/2026).

Kepala Bapenda Sumsel, Achmad Rizwan saat melaksanakan program SIGUNTANG MENYAPA di salah satu Mal Pelayanan Publik, Selasa (5/5/2026). (Foto: Bapenda Sumsel)

Berdasarkan data Aplikasi SIGUNTANG per 5 Mei 2026, tercatat sebanyak 5.834 unit kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, masih belum melakukan pembayaran pajak.

Namun, dari jumlah tersebut sebanyak 900 unit kendaraan atau sekitar 15,42 persen telah melakukan pembayaran, yang menjadi indikator positif bagi efektivitas program ini.

“Alhamdulillah, dari data yang ada sudah ada 900 kendaraan yang melakukan pembayaran. Ini menunjukkan respons masyarakat cukup baik,” katanya.

Rizwan menjelaskan jika kegiatan SIGUNTANG MENYAPA akan terus menyasar berbagai titik strategis, mulai dari kantor OPD, pusat perbelanjaan, pasar, restoran, rumah sakit, hingga kantor perusahaan swasta, BUMD, dan BUMN.

Melalui pendekatan langsung ke lapangan, diharapkan masyarakat memahami pentingnya membayar pajak untuk pembangunan sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor (PKB).

“Kami optimistis ke depan angka kepatuhan akan terus meningkat,” ucap dia. 

(Tia/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru