Ternyata Daging Buaya Jadi Makanan Populer dan Sumber Protein Alternatif
Buaya, mungkin kamu ngeri mendengar nama hewan buas pemakan daging ini. Namun siapa sangka, ternyata buaya menjadi makanan favorit bagi sebagian orang
nusantaraterkini.co, JAKARTA - Buaya, mungkin kamu ngeri mendengar nama hewan buas pemakan daging ini. Namun siapa sangka, ternyata buaya menjadi makanan favorit bagi sebagian orang.
Seperti di Thailand salah satunya. Warga di negara ini menjadikan daging buaya sebagai makanan yang sangat populer. Warga mempercayai kalau daging reptil buas ini dapat menjadi sumber protein alternatif.
Meski tergolong makanan ekstrem, namun di beberapa negara mengkonsumsi daging buaya terbilang lumrah. Bahkan jadi alternatif protein yang lebih murah dibandingkan daging lainnya.
Contohnya di Amerika Selatan, banyak sajian makanan di sana berbahan dasar daging reptil berbahaya ini. Seperti cheesecake buaya, nugget buaya dan sosis buaya.
Di kawasan Asia, negara Thailand lah yang paling sering mengonsumsi daging buaya. Berdasarkan sejarahnya, ada beberapa alasan orang Thailand jatuh cinta dengan daging buaya.
Salah satunya pemicunya karena lonjakan harga daging babi di Thailand, sehingga warga di sana beralih ke daging buaya demi memenuhi kebutuhan konsumsi daging. Bahkan, Kementerian Kesehatan Thailand juga mendukung konsumsi daging buaya oleh warga sebagai alternatif untuk menggantikan daging babi.
Direktur Jenderal Kemenkes Thailand, Suwannachai Wattanayingcharoenchai menyebut daging buaya mengandung banyak protein yang baik untuk kesehatan.
Maka jika berkunjung ke Thailand, tak heran daging buaya disajikan layaknya menu daging ayam atau sapi. Warga lokal di sana suka menyantap daging buaya, terutama daging buaya yang dipanggang dan diolesi berbagai bumbu.
Orang-orang di Thailand kini mulai membuka peternakan buaya untuk dikonsumsi, lantaran tingginya peminat daging buaya di sana. Ada 1,2 juta ekor buaya yang diternak secara khusus hanya untuk diambil dagingnya.
Di Thailand, harga daging buaya lebih murah. Per kilogram daging buaya dihargai sekitar Rp 87.000.
Jika beli di grosir, harganya bakal lebih murah lagi yaitu menjadi sekitar Rp 30.000 per kilogram. Hanya saja dengan catatan, harga grosir berlaku untuk pembelian minimal 30 kg.
Menu daging buaya mudah ditemukan di tempat makan di seluruh Thailand. Selain dijual di pasar malam juga terdapat di penjual kaki lima.
Kreasinya tak hanya dipanggang saja. Ada daging buaya yang disajikan dengan nasi, mie dan masih banyak lagi.
Menurut warga Thailand, daging buaya tekstur dan rasanya mirip seperti daging ayam. Tekstur dagingnya memang lebih alot dibanding daging ayam, tapi kelezatannya tidak bisa disamakan dengan daging lain, karena daging buaya memiliki minyaknya sendiri.
Kini selain menjadi pengganti daging babi atau sapi yang cukup mahal di Thailand, industri daging buaya di Thailand semakin berkembang.
Sekarang daging buaya menjadi magnet untuk menarik wisatawan mancanegara berkunjung ke Thailand dan mencicipi hidangan ekstrem ini.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Sumber : detik
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANSakit Hati Ditalak, Istri Laporkan Suaminya ke Poldasu
Herman Saleh Harahap·3 menit yang lalu -
NEWS VIDEOTarget Semifinal FIFA ASEAN Series, Habib Syarief Soroti Regenerasi dan Strategi Timnas
Fadli Tara·27 menit yang lalu -
SUMSELDiselimuti Asap Karhutla, Kualitas Udara Palembang Kembali Masuk Zona Merah
Rozie Winata·30 menit yang lalu -
NASIONALNanan Desak Investigasi Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Dibuka Transparan
Rozie Winata·52 menit yang lalu -
KRIMINALDirektur Reskrimum Ungkap Alasan Panggil Ketua DPRD Sumut Terkait Kasus Dhody Thahir
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
-
SUMUTJaga Kondusifitas dan Keamanan, PN Sibolga Tunda Eksekusi Perkara Perdata
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELProgres Tol Betung-Jambi Seksi 1A Tembus 69 Persen, HKI Genjot Percepatan Konstruksi
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
EKONOMIKasus Peretasan US$351,6 juta di Bitget, Pengamat Kripto: Alarm Serius Keamanan Bursa Aset Digital
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
EKONOMIHarga Emas Antam Turun Rp15 Ribu Menjadi Rp2.590.000 Per Gram, Cek Lengkapnya
Rozie Winata·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan