Terjebak Sindikat Online Scam di Kamboja, 9 WNI Akhirnya Berhasil Dievakuasi ke Tanah Air
Sembilan WNI korban sindikat online scam di Kamboja berhasil dievakuasi ke Indonesia melalui koordinasi Kemlu, KBRI Phnom Penh, dan Polri.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA-Kepulangan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Kamboja pada Jumat malam menjadi babak baru dalam upaya pemberantasan tindak pidana perdagangan orang di sektor digital. Para WNI yang sebelumnya terperangkap dalam jeratan sindikat penipuan daring ini berhasil mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta setelah melalui proses pemulangan yang melibatkan koordinasi lintas instansi.
Upaya penyelamatan ini merupakan buah kolaborasi intensif antara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, KBRI Phnom Penh, dan jajaran Bareskrim Polri.
Baca Juga : Myanmar Bongkar 148 Markas Online Scam di Perbatasan Thailand
Berdasarkan data yang dihimpun, mayoritas dari mereka yakni tujuh orang telah terjebak di Kamboja selama lebih dari satu tahun dan dipaksa bekerja sebagai operator penipuan daring (scammer) di berbagai wilayah hukum Kamboja.
Pihak otoritas mengungkapkan bahwa pemulangan ini melibatkan prosedur administratif yang cukup kompleks, mengingat status para WNI yang berada di bawah pengawasan otoritas setempat sebelumnya.
"Mereka telah menjalani proses keimigrasian setempat, termasuk penyelesaian deportasi dan penerbitan exit permit," ungkap Kemlu dalam pernyataan tertulisnya pada Jumat (26/12/2025).
Untuk memuluskan kepulangan ini, KBRI Phnom Penh harus menerbitkan dokumen perjalanan darurat bagi sebagian besar korban yang sudah tidak memiliki identitas resmi yang valid.
"KBRI Phnom Penh juga memfasilitasi penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi enam WNI sebagai dokumen perjalanan kembali ke Indonesia," jelas pernyataan resmi tersebut, seperti dilansir RMOL.
Sembilan WNI yang diselamatkan ini memiliki latar belakang daerah yang beragam, mulai dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Riau, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, hingga Lampung. Setibanya di Indonesia, mereka akan menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut sebelum dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.
Baca Juga : 110 WNI Korban Online Scam Kamboja Akan Dipulangkan
Menutup rangkaian proses evakuasi ini, pemerintah kembali memberikan peringatan keras kepada publik agar tidak mudah tergiur dengan iklan lowongan kerja di luar negeri yang menjanjikan gaji besar namun melalui jalur non-prosedural.
Masyarakat diminta melakukan verifikasi mendalam melalui kanal resmi untuk menghindari modus serupa yang kian marak terjadi di kawasan Asia Tenggara.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALAnggota DPR Dorong KAI Tambah Armada KRL Jabodetabek
Herman Saleh Harahap·2 menit yang lalu -
SUMSELTNI dan Pemko Palembang Gelar Gotong Royong Bersihkan Aliran Sungai Sekanak
Herman Saleh Harahap·12 menit yang lalu -
NEWS VIDEODasco Minta Komisi III Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
Fadli Tara·22 menit yang lalu -
-
NEWSPolri Perkuat Tata Kelola Institusi Lewat Buku Police Governance
Herman Saleh Harahap·56 menit yang lalu -
SUMSELAtasi Kemacetan, Pemko Palembang Bakal Tertibkan Pasar Tradisional
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
PERISTIWAKebakaran di Padangsidimpuan Hanguskan 9 Rumah, 1 Meninggal Dunia
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
EKONOMIIHSG Hari Ini Berpotensi Lanjut Koreksi, Berikut Rekomendasikan 6 Saham Pilihan
hendra·2 jam yang lalu -
KRIMINALAnggota DPRD Sumut Dhody Thahir Terancam 7 Tahun Penjara
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
PAPUA TERKINIDPD Dorong PPDS RSPPU Jadi Jalur Afirmasi Nyata bagi Dokter Papua
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan