Tabrakan Maut Truk Batu Bara di Muratara, Satu Sopir Tewas Terpanggang dalam Kabin
Dua truk batu bara tabrakan di jalan hauling Muratara, satu sopir asal Ogan Ilir tewas terbakar di dalam kabin
Nusantaraterkini.co, MURATARA - Insiden kecelakaan maut terjadi di Jalan Hauling Km 108,5, Desa Ketapat Bening, Kabupaten Musi Rawas Utara melibatkan dua unit dump truck batu bara pada, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
“Kejadian ini menyebabkan satu pengemudi meninggal dunia dan dua korban lainnya mengalami luka-luka,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Selatan (Sumsel) Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya dalam keterangannya, Jumat (10/4/2026).
Korban meninggal dunia berinisial TH (40), yakni pengemudi dump truck milik PT DSB, warga Kabupaten Ogan Ilir. Korban ditemukan dalam kondisi terjebak di dalam kabin kendaraan yang terbakar, sehingga tidak sempat menyelamatkan diri.
Sementara itu, dua korban luka yakni MR (17), pengemudi dump truck milik PT IPLS, dan MRS (29), penumpang kendaraan yang sama, berhasil menyelamatkan diri dari kobaran api.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal di lapangan, kecelakaan bermula saat dump truck milik PT IPLS yang dikemudikan MR melaju dari arah Desa Ketapat Bening menuju Desa Macan Sakti dengan muatan batu bara.
Pada saat yang sama, dari arah berlawanan, dump truck milik PT DSB yang dikemudikan TH melaju tanpa muatan.
Selanjutnya, pengemudi dump truck PT DSB diduga melakukan manuver menyalip kendaraan lain di depannya. Menyikapi kondisi tersebut, pengemudi dump truck PT IPLS berupaya menghindar dengan membanting setir ke arah kanan.
Namun, pada waktu bersamaan kendaraan dari arah berlawanan juga bergerak ke arah yang sama sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
Benturan keras menyebabkan bagian depan kedua kendaraan terbakar. Kobaran api dengan cepat membesar, sehingga salah satu pengemudi tidak sempat keluar dari kabin.
Petugas kepolisian telah melakukan serangkaian tindakan, mulai dari olah TKP bersama Tim Identifikasi, koordinasi lintas fungsi antara Satreskrim dan Satlantas, hingga evakuasi korban dan pengamanan lokasi kejadian.
“Personel kami telah bergerak cepat sejak awal kejadian, melakukan olah TKP secara komprehensif, serta memastikan korban luka mendapatkan penanganan medis dengan segera. Proses penyelidikan masih terus berjalan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” katanya.
Lebih lanjut, Polda Sumsel mengimbau seluruh pengemudi kendaraan berat khususnya yang beroperasi di jalur hauling batu bara, untuk selalu mengutamakan keselamatan dan tidak melakukan manuver berisiko tinggi.
Kepatuhan terhadap standar operasional kunci utama dalam mencegah kecelakaan fatal di jalur tersebut.
“Kami memastikan perkembangan penanganan kasus ini akan disampaikan secara transparan kepada publik serta terus berkomitmen menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Sumatera Selatan,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
INTERNASIONALPakistan Berhasil Negosiasi dengan Iran, Kapal LNG Qatar Aman Lewati Selat Hormuz
hendra·2 menit yang lalu -
EKONOMIIHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Investor Cermati Harga Minyak dan Aturan BEI
hendra·45 menit yang lalu -
-
EKONOMITata Kelola Gula Dirombak, Pengawasan Impor Rafinasi Didesak
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMSELDampak Fenomena MJO, Wilayah Sumsel Berpotensi Diguyur Hujan
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANLayanan Publik Berbasis AI Segera Diterapkan di Medan
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSKetua PKK Pasbar Hadiri Rapat Tata Kelola se-Indonesia Barat
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
OLAHRAGAAtlet Taekwondo TNI Raih Medali Perak di Korea Selatan
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NASIONALPeserta MagangHub Batch 2 Diminta Tertib Administrasi Sejak Hari Pertama
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NEWSJelang HUT Ke-81, Pasahli Panglima TNI Sambangi Mantan Panglima TNI
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan