Sultan B Najamudin Terima Senator Rusia, Dorong Kerja Sama Pendidikan, Sains dan Teknologi
Sultan B Najamudin Terima Senator Rusia, Dorong Kerja Sama Pendidikan, Sains dan Teknologi
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Ketua DPD, Sultan B Najamudin menerima kunjungan delegasi Rusia yang dipimpin Senator Ilyas, anggota Dewan Federasi Rusia.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah peluang kerja sama antara Indonesia dan Rusia, khususnya di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, kebudayaan, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Sultan mengatakan, Senator Ilyas merupakan salah satu politikus berpengalaman di Rusia. Saat ini, ia dipercaya memimpin komite yang membidangi pendidikan, agama, dan kebudayaan.
"Senator Ilyas ini senator dari negara Rusia. Beliau adalah salah satu politikus yang paling berpengalaman di negara Rusia. Beliau sekarang adalah pimpinan komite yang mempunyai bidang pendidikan, agama, dan kebudayaan," kata Sultan saat jumpa pers di lanyai 8, Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (20/8/2026)..
Menurut Sultan, Senator Ilyas juga memiliki pengalaman panjang di parlemen Rusia. Ia beberapa kali menjadi anggota parlemen dan pernah menduduki posisi pimpinan di Dewan Federasi Rusia.
Kunjungan tersebut merupakan kunjungan balasan setelah sebelumnya delegasi Indonesia mendapat undangan resmi dari Ketua Dewan Federasi Rusia, Valentina Matviyenko.
Dalam kunjungan sebelumnya, kedua pihak juga telah membahas dan menyepakati kerja sama yang dituangkan dalam memorandum of understanding (MoU).
Sultan menjelaskan, kunjungan delegasi Rusia kali ini dimaksudkan untuk menindaklanjuti berbagai kesepakatan yang telah dibangun sebelumnya.
"Ini kunjungan balasan yang resmi karena beberapa bulan yang lalu kami diundang oleh Ketua Dewan Federasi Rusia, Madam Matviyenko. Karena kita diterima secara resmi dan luar biasa, kita membuat MoU dan itu resmi. Beliau melakukan kunjungan balasan untuk mem-follow up," ujarnya.
*Fokus pada Pendidikan dan Teknologi*
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah penguatan kerja sama pendidikan. Menurut Sultan, Rusia menjadi salah satu negara yang memiliki daya tarik bagi generasi muda Indonesia, khususnya mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
Ia menilai Rusia memiliki kapasitas pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan yang dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa Indonesia.
"Rusia salah satu negara yang begitu banyak diminati oleh anak-anak muda atau mahasiswa untuk bersekolah. Karena memang pendidikan yang luar biasa dan ilmu pengetahuan yang berkembang besar sekali," kata Sultan.
Kerja sama tersebut berpotensi dikembangkan pada sejumlah bidang strategis, termasuk teknologi informasi (IT), sains, robotika, dan teknologi nuklir.
"IT, sains, robotik, nuklir, dan lain-lain itu juga yang kita akan sepakati," ujarnya.
Menurut Sultan, penguatan kerja sama di bidang pendidikan dan teknologi diharapkan tidak hanya membuka kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk menempuh pendidikan di Rusia, tetapi juga memperluas pertukaran pengetahuan dan pengembangan teknologi antara kedua negara.
(LS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
PERISTIWAHelikopter Water Bombing BNPB Jatuh di Sungai Barito, Seluruh Kru Selamat
Rozie Winata·11 menit yang lalu -
OLAHRAGAManchester City Telan Tiga Kekalahan Beruntun, Enzo Maresca Siapkan Evaluasi Menyeluruh
Rozie Winata·29 menit yang lalu -
-
INTERNASIONALPresiden Israel Tunjuk Saingan Netanyahu Bentuk Pemerintahan Baru
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSDisindir Said Didu soal LSP, Habiburokhman Singgung Doktrin Perkalian Nol
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
SEPAKBOLAJadwal Lengkap Super League dan Championship Indonesia Hari Ini
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
EKONOMIMenaker: Ekonomi Sirkular Buka Peluang Jutaan Lapangan Kerja Baru
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
PENDIDIKANNihayatul Wafiroh Dorong Magang Nasional Jadi Jembatan Lulusan ke Dunia Kerja
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
PERISTIWAPenembakan Massal di Krakow Polandia Tewaskan Enam Orang
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
NEWSKapolri Didesak Buka Daftar Korban Penyadapan yang Seret Mantan Petinggi Polri
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan