Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Suka Duka Guru Pendamping Dampingi Siswa Berlaga di Babak Delapan Besar Turnamen

Perjuangan guru SMAN 6 Padangsidimpuan dampingi siswa di delapan besar turnamen olahraga Medan

Bagikan:
Ruangan tempat Guru SMAN 6 Padangsidimpuan demi mendampingi siswi berjuang di babak delapan besar turnamen, Minggu (30/8/2026). (Foto: maria sianturi/nusantaraterkini.co)
Ruangan tempat Guru SMAN 6 Padangsidimpuan demi mendampingi siswi berjuang di babak delapan besar turnamen, Minggu (30/8/2026). (Foto: maria sianturi/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Puluhan siswa dan guru yang tergabung dalam tim olahraga sekolah harus melewati perjuangan ekstra dengan menginap beramai-ramai di ruang kantor selama tiga hari berturut-turut. 

Hal ini dilakoni demi mendampingi fase krusial babak delapan besar dalam sebuah turnamen olahraga dilapangan .

Meski awalnya mengaku hanya ikut-ikutan karena ditugaskan untuk mengurus siswa, salah seorang , Sela Sinaga, mengungkapkan, suka duka mendampingi anak-anak di lapangan adalah hal yang biasa ia jalani. 

"Kalau nginep pasti ribet ya, pastinya itu. Cuma kita udah biasa nih punya anak-anak kemana-mana, jadi kita yang menyesuaikan," ujarnya.

Terkait kondisi tempat tidur yang terbatas selama menginap di kantor Jalan Kirana, Petisah bersama guru olahraga sekaligus coach pembimbing dan rekan-rekan lainnya, ia menyebut para guru dan siswi harus berbagi tempat dengan membawa perlengkapan seadanya secara beramai-ramai.

"Namanya juga jaga anak-anak, ya udah, dijaga aja anaknya," ungkapnya.

Suasana di lokasi penginapan sementara tampak padat dan sederhana, di mana para siswi harus tidur beralaskan tikar serta ambal yang dibawa dari rumah secara bersama-sama di dalam ruangan kantor bersekat setengah.

Para , termasuk guru pembina ekstrakurikuler handball dan basket, tampak siaga berjaga di ruang depan hingga bagian dalam kantor demi memastikan keamanan serta kenyamanan para atlet muda tersebut.

Dari informasi yang didapat, konsumsi para siswa selama masa penginapan juga telah diatur sedemikian rupa agar sesuai dengan jadwal tanding mereka.

Para siswa biasanya bangun pagi sekitar pukul 08.00 WIB untuk bersiap-siap menuju lokasi pertandingan, dengan suplai makanan yang sudah disiapkan secara teratur oleh pihak panitia atau pendamping sehingga kebutuhan gizi anak-anak tetap terjaga di tengah cuaca panas Kota Medan sebelum mereka bersiap menghadapi laga penentuan.

(cw3/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait