Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Suhu Udara di Palembang Meningkat, BMKG Sebut Paparan Radiasi Matahari Capai Titik Maksimal

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II mencatat suhu maksimum di Kota Palembang

Cuaca terik di Kota Palembang. (Foto: Tia/Nusantaraterkini.co)
Cuaca terik di Kota Palembang. (Foto: Tia/Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG, , dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II mencatat suhu maksimum di Kota Palembang mencapai 33 hingga 34 derajat Celsius akibat yang memicu , Jum’at (6/3/2026).

Fenomena cuaca ini menyebabkan cuaca siang hari di sebagian besar wilayah Sumatera Selatan terasa lebih menyengat dibandingkan biasanya.

Meski saat ini masih berada dalam periode musim hujan, intensitas hujan yang turun bersifat lokal dan tidak merata, sehingga suhu panas tetap mendominasi pada siang hari.

Ketua Tim Data dan Informasi BMKG , Veronica Sinta Andayani, menjelaskan bahwa kondisi ini merupakan dampak langsung dari minimnya pembentukan awan di langit Sumatera Selatan.

“Semakin sedikit awan, sinar matahari langsung menembus bumi tanpa penghalang, sehingga panas terasa lebih menyengat bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan,” ujar Sinta.

Sementara itu, Koordinator Pokja Analisis, Diseminasi, Informasi, dan Edukasi BMKG, Nadang Pangaribowo menjelaskan jika faktor geografis Sumsel yang didominasi sungai dan lahan gambut turut memengaruhi persepsi suhu yang dirasakan masyarakat.

“Tingginya uap air di udara menyebabkan tingkat kelembapan menjadi sangat tinggi. Kelembapan yang tinggi membuat panas terasa lebih berat dan menyesakkan, meskipun suhu yang terukur secara teknis belum mencapai angka ekstrem. Faktor lingkungan seperti sungai dan gambut membuat uap air di udara sangat melimpah,” jelasnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi gangguan kesehatan seperti dehidrasi dan kelelahan akibat paparan panas yang berlebihan.

Warga disarankan untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh dan mengurangi aktivitas fisik berat di bawah terik matahari langsung pada jam-jam maksimal.

“Kami mengingatkan agar masyarakat tetap waspada dan menyesuaikan aktivitas sehari-hari. Gunakan pelindung diri saat di luar ruangan agar tetap aman di tengah kondisi teriknya matahari saat ini,” pungkasnya. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait