Stabilkan Harga Pangan, Pemko Binjai Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak
Harga bahan pokok belakangan ini kerap naik-turun dan membuat masyarakat cemas. Untuk menjawab persoalan itu, Pemerintah Kota (Pemko) Binjai bersama
nusantaraterkini.co, BINJAI – Harga bahan pokok belakangan ini kerap naik-turun dan membuat masyarakat cemas. Untuk menjawab persoalan itu, Pemerintah Kota (Pemko) Binjai bersama Bank Indonesia menggelar Gerakan Pangan Murah Serentak se-Sumatera Utara, Senin (25/8/2025), yang dipusatkan di Lapangan Asrama 121 Kebun Lada.
Suasana lapangan sejak pagi sudah ramai. Warga berbondong-bondong datang, sebagian bahkan membawa tas belanja besar. Mereka ingin memanfaatkan kesempatan membeli beras, minyak goreng, telur, dan gula dengan harga lebih miring dibanding pasaran.
Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi, yang membuka acara itu menegaskan tujuan utama gerakan ini adalah menjaga stabilitas pangan sekaligus meringankan beban masyarakat.
“Kami ingin memastikan warga, terutama keluarga kurang mampu, tetap bisa memperoleh bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, berkualitas, dan sehat,” ujarnya Hasanul Jihadi dalam sambutan.
Jiji sapaan Wakil Wali Kota Binjai juga mengapresiasi kerja sama banyak pihak—mulai dari Dinas Ketahanan Pangan, Perum Bulog, hingga unsur Forkopimda—sehingga gerakan ini bisa berlangsung di beberapa titik secara serentak.
Titik Pangan Murah di Binjai
Tidak hanya di Kebun Lada, pasar murah ini juga hadir di empat lokasi lain:
1.Pelataran Masjid Nurul Iman, Kelurahan Sukaramai (Binjai Barat)
2.Jl. Samanhudi, Kelurahan Tanah Merah (Binjai Selatan)
3.Lapangan Merdeka, Jl. Veteran (Binjai Kota)
4.Jl. Danau Tempe, Kelurahan Sumber Karya (Binjai Timur)
Di setiap titik, masyarakat bisa membeli komoditas pangan dengan harga yang lebih bersahabat. Misalnya, beras SPHP 5 kg hanya Rp59.000, minyak goreng Minyak Kita Rp15.000/liter, gula Rp17.500/kg, telur ayam ras Rp48.000/papan, hingga telur omega 3 Rp68.000/papan.
Antusiasme Warga
Antusiasme warga terlihat jelas. Sejumlah ibu rumah tangga tampak lega karena bisa menekan pengeluaran harian. “Biasanya beli beras sudah Rp65 ribu lebih, di sini lebih murah. Lumayan bisa hemat,” kata Rina, salah satu warga yang ikut antre.
Selain berbelanja, momen ini juga menjadi ajang silaturahmi. Warga berkumpul, berbincang, bahkan ada yang datang beramai-ramai bersama tetangga.
Kolaborasi Jadi Kunci
Dalam kegiatan ini hadir pula Ketua TP PKK Binjai, Ny. Nurhayati Amir Hamzah, sejumlah kepala OPD, camat, hingga perwakilan Forkopimda. Kehadiran mereka menandakan bahwa gerakan ini bukan hanya agenda seremonial, tetapi upaya bersama menahan laju inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
Bagi warga, pasar murah semacam ini terasa seperti “napas baru” di tengah gejolak harga. Sementara bagi pemerintah, langkah ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi bisa menghadirkan solusi sederhana namun berdampak besar.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALTiga Terduga Pengedar Narkoba Diciduk Polres Binjai, Sabu, Ekstasi dan Ganja Disita
hendra·Beberapa detik yang lalu -
SEPAKBOLAKevin Diks Emban Ban Kapten Timnas Indonesia Gantikan Jay Idzes di FIFA ASEAN Cup 2026
Rozie Winata·4 menit yang lalu -
SUMSELPolda Sumsel Matangkan Kesiapan Operasi Sikat I Musi 2026, Sasar Curat, Curas, Curanmor hingga Premanisme
hendra·23 menit yang lalu -
TECHNOTrump Tolak Desakan Pembentukan Regulasi Internasional untuk AI
Rozie Winata·28 menit yang lalu -
NEWSKarhutla Memburuk, Komisi XII Desak Pemerintah Perkuat Penanganan Asap
hendra·44 menit yang lalu -
KRIMINALBaru Dua Bulan Edarkan Pod Getar, Pasangan Kekasih di Medan Simpan 290 Barang Bukti
hendra·1 jam yang lalu -
EKONOMIHarga Emas Antam Naik Tipis ke Rp2.630.000, Perak Menguat ke Rp44.750
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
-
NEWSALAMP AKSI Desak Kejari Medan Usut Dugaan Korupsi Proyek Alat Berat Rp11,4 Miliar di DLH
hendra·2 jam yang lalu -
POLITIKHensa Usul Suara Parpol di Bawah Parliamentary Threshold Digabung agar Tak Terbuang
hendra·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan