Soal Usia Pensiun ASN, Eddy Soeparno Singgung Urgensi Regenerasi Pegawai
Pengalaman dan pendidikan yang sudah ditempuh ASN penting menjadi pertimbangan
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno merespons polemik wacana perpanjangan usia pensiun Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi 70 tahun.
Menurutnya, pengalaman dan pendidikan yang sudah ditempuh ASN penting menjadi pertimbangan. Namun dia juga mengingat agar mempertimbangkan mengenai regenerasi pegawai untuk menapak jenjang karier.
"Jangan sampai ada pegawai muda dengan pendidikan yang memadai, memiliki pengalaman yang juga panjang, namun kariernya tertahan karena tidak dijalankan sistem regenerasi yang tepat," ujarnya, Rabu (28/5/2025).
Baca Juga: Usulan Pensiun 70 Tahun, Komisi II: Usia ASN Indonesia jadi Paling Tua di Dunia
"Karena itu yang menjadi prioritas untuk dilakukan saat ini adalah peningkatan kualitas SDM hingga manajemen talenta yang memperhatikan kebutuhan regenerasi ASN," katanya.
Doktor Ilmu Politik UI ini pun mendorong persoalan regenerasi birokrasi dibenahi. Dia meyakini hal ini akan lebih memberikan dampak pada kebijakan pemerintahan hingga layanan publik.
"Sistem jenjang karier dan jabatan harus dipersiapkan dengan baik. Mereka yang memiliki pengalaman panjang, kemampuan top management yang berkualitas mungkin bisa diperpanjang pensiunnya sesuai kebutuhan," jelasnya.
"Namun ASN muda dengan skill, pengalaman dan pendidikan yang mumpuni juga harus ditempatkan sesuai kemampuannya agar bisa meningkatkan kinerja dalam pelayanan publik," imbuhnya.
Eddy mengingatkan agar kembali pada cita-cita reformasi birokrasi. Dia mengungkapkan Kementerian Reformasi Birokrasi lahir dari kebutuhan untuk memastikan manajemen birokrasi yang efektif, efisien dan memberikan dampak pada kesejahteraan masyarakat dan pelayanan publik.
Baca Juga: Ekonom: ASN Pensiun 70 Tahun Tak Realistis bagi Indonesia
Selanjutnya, Waketum PAN ini juga meminta pemerintah daerah dan kementerian terkait terus berupaya melakukan pembenahan rekrutmen ASN guna menyesuaikan dengan kebutuhan.
"Saya percaya ke depan standar kerja dan profesionalitas akan bisa ditingkatkan dengan rekrutmen yang terarah, sesuai kebutuhan dan juga transparan tanpa ada isu titipan dan lainnya. Kalau pembenahan di sisi rekrutmen dan regenerasi jenjang karir sudah dilakukan, maka persoalan usia pensiun ASN tidak akan jadi masalah, karena dampaknya juga terasa bagi masyarakat," tutupnya.
(cw1/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
E-SportTimnas MLBB Indonesia Bantai Arab Saudi 2-0, Tantang Filipina di Playoff Asian Games 2026
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu -
SUMUTPenerimaan Zakat Triwulan III Baznas Sumut Naik Rp5 Miliar
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
KRIMINALDugaan Kekerasan Seksual, Seorang IRT Laporkan Oknum Polres Tapteng
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
-
KESEHATANHerman Deru Resmikan Program Pelita Sumsel, Warga Gratis Operasi Mata
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
NEWSKepergian Wulansari Berawal dari Tawaran Kerja Kenalan di Facebook
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
NEWSPesan Luhut ke Prajurit TNI: Jaga Loyalitas Kepada Presiden
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
-
SUMATERA TERKINIPerbaikan Jalan Suka Makmur–Alue Ie Itam Mulai Dikerjakan
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
KOTA MEDANAtasi Banjir Cinta Damai, Pemko Medan Bangun Drainase
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan