Sartono Hutomo Dukung Target Prabowo Tuntaskan Masalah Sampah pada Akhir 2027
Sartono Hutomo Dukung Target Prabowo Tuntaskan Masalah Sampah pada Akhir 2027
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Anggota Komisi XII DPR, Sartono Hutomo, menyatakan dukungan penuh terhadap target Presiden Prabowo Subianto untuk menuntaskan persoalan pengelolaan sampah di Indonesia paling lambat pada akhir 2027. Menurutnya, target tersebut harus diwujudkan melalui komitmen bersama dan langkah-langkah yang terukur.
"Komitmen yang kuat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Target ini harus didukung dengan langkah yang terukur," ujar Sartono, Sabtu (1/8/2026).
Sartono menilai persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyangkut perubahan perilaku masyarakat, tata kelola pemerintahan, serta kolaborasi dengan dunia usaha. Karena itu, ia menekankan pentingnya pemetaan kondisi setiap daerah.
"Karakteristik timbulan sampah, kapasitas fiskal, dan kesiapan infrastruktur di setiap daerah berbeda sehingga membutuhkan pendekatan yang sesuai," Politikus Parta Demokrat ini.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program penanganan sampah harus diukur melalui indikator yang jelas, seperti peningkatan tingkat pengurangan sampah, persentase daur ulang, penurunan volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA), hingga penghentian praktik pembuangan terbuka (open dumping).
Sebagai langkah strategis, Sartono mendorong percepatan penerapan pemilahan sampah dari sumber, penguatan fasilitas pengolahan di tingkat hulu seperti TPS 3R, bank sampah, pusat daur ulang, serta fasilitas pengomposan. Selain itu, modernisasi TPA menjadi sanitary landfill dan fasilitas pengolahan terpadu dinilai penting untuk mengurangi jumlah residu yang dibuang ke TPA.
Sartono menambahkan, sinergi lintas kementerian dan lembaga menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai target nasional tersebut. Menurutnya, penguatan regulasi, kepastian anggaran, pengawasan yang ketat, serta komitmen pemerintah daerah dan masyarakat harus berjalan seiring.
"Serta komitmen seluruh pemerintah daerah dan masyarakat," tegas Legislator dapil Jatim VII ini.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menargetkan persoalan pengelolaan sampah di Indonesia dapat diselesaikan sepenuhnya paling lambat pada akhir 2027.
Target tersebut disampaikan saat menghadiri akad massal 62.000 Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada 30 Juli 2026.
Presiden menegaskan bahwa kebersihan lingkungan merupakan fondasi penting untuk mewujudkan Indonesia yang sehat, nyaman, dan memiliki daya saing tinggi di sektor pariwisata.
(LS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
PENDIDIKANKapolri: Ruang Digital Butuh Pemuda yang Bijak dan Produktif
Rozie Winata·38 menit yang lalu -
INTERNASIONALHari Raya Yahudi Diwarnai Serbuan ke Al-Aqsa, Palestina Serukan Tindakan Internasional
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SEPAKBOLAKlasemen Piala ASEAN FIFA: Indonesia Tempati Posisi Kedua
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
NEWSDirjen PAS Ungkap 13 Rumah Dinas di Lapas Cibinong Tak Tercatat sebagai Aset Negara
hendra·8 jam yang lalu -
KESEHATANRico Waas: Dukungan Suami Kunci Lahirkan Generasi Unggul
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
SEPAKBOLAIndonesia Imbang Lawan Malaysia, Kartu Merah Haye Jadi Sorotan
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
RELIGIPeringati Maulid Nabi, Rico Waas Ajak Warga Atasi Masalah Medan
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
SUMATERA TERKINIBupati Pasaman Barat Jenguk Korban Serangan Buaya di RSUD
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu -
KOTA MEDANRico Waas Minta Bangso Batak Jaga Budaya dan Rangkul Anak Muda
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu -
NEWSTNI Gagalkan Penyelundupan 16,4 Kg Sabu di Perbatasan Malaysia
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan