Santri di Lamongan Dianiaya 3 Temannya Hingga Telinga Berdarah
Seorang santri di Lamongan dianiaya oleh tiga temannya. Penganiayaan terhadap korban dilakukan dengan sadis. Pelaku mengikat tangan, membanting hingga
nusantaraterkini.co, LAMONGAN - Seorang santri di Lamongan dianiaya oleh tiga temannya. Penganiayaan terhadap korban dilakukan dengan sadis. Pelaku mengikat tangan, membanting hingga kuping korban mengeluarkan darah.
Penganiayaan terhadap korban berinisial AKA (13) asal Desa Guminingrejo, Kecamatan Lamongan Kota, Kabupaten Lamongan ini terjadi di pondok pesantren (ponpes) Matholiul Anwar Jalan Raya Simo, Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan pada Minggu (5/5/24) lalu sekitar pukul 21.00 WIB.
Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP I Made Suryadinata, menjelaskan awalnya korban sedang bercengkrama dengan temannya di dalam kamar asrama putra ponpes Matholiul Anwar.
"Saat itu posisi korban pada saat ngobrol bersama temannya dengan posisi rebahan menyamping ke kiri," ujar Suryadinata, Sabtu (11/5/24).
Saat asik ngobrol, tiba-tiba tiga teman korban lainnya yang ada di dalam kamar asrama itu langsung mengikat kakinya dengan tali Pramuka. Kemudian, kedua tangan korban juga diikat dengan tali kain berwarna biru.
Lalu, ketiga temannya itu secara bersamaan mengangkat korban hingga di bahu mereka. Setelah itu, tiga temannya membanting korban ke lantai.
"Akibat benturan keras di lantai itu, korban pingsan dan tidak sadarkan diri, hingga korban terbangun dan melihat ada darah yang keluar dari telinga sebelah kiri," terangnya.
Korban pun melaporkan peristiwa yang dialami ke orang tuanya. Merasa tak terima, orang tua korban melaporkan penganiayaan itu ke Polres Lamongan.
"Oleh orang tua korban kejadian kekerasan terhadap anak ini dilaporkan ke Polres Lamongan pada hari Kamis tanggal 9 Mei 2024 pukul 09.00 WIB," kata dia.
Saat ini, polisi masih melakukan pendalaman terkait penganiayaan tersebut.
"Kami masih melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi terkait insiden ini," ujarnya.
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANAparat Gabungan Razia Rutan Kabanjahe, Ratusan WBP Dites Urine
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
NEWSHendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSKPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan Terkait Proyek PUTR
hendra·5 jam yang lalu -
NEWSKetua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Diperiksa Polda, Diduga Terkait Kasus Dhody Thahir
hendra·6 jam yang lalu -
PERISTIWAHujan Deras dan Angin Kencang Diduga Picu Banjir Bandang Solok, Rumah Warga Terdampak
hendra·7 jam yang lalu -
PERISTIWAJalur Padang-Solok Putus Total Diterjang Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang
hendra·7 jam yang lalu -
PERISTIWABanjir Bandang Terjang Pusat Pemerintahan Kabupaten Solok, Sejumlah Kantor Terendam
hendra·8 jam yang lalu -
KOTA MEDANFraksi PDIP Soroti Keterlambatan Ranperda Pajak dan Tingginya Biaya PBG Medan
hendra·8 jam yang lalu -
PENDIDIKAN5 Kepala SD Negeri di Tebingtinggi Dicopot, Diduga Terkait Dana Revitalisasi Sekolah
hendra·9 jam yang lalu -
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan