Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Reshuffle Semakin Dekat, Parpol Besar Gerak Cepat Amankan Kursi Kabinet

Mereka ingin menunjukkan bahwa mereka adalah sekutu yang loyal, dan dukungan yang dikeluarkan para partai besar ini sudah jelas, reshuffle sebentar..

Pakar komunikasi politik, Hendri Satrio. (Foto: Instagram @hensat)
Pakar komunikasi politik, Hendri Satrio. (Foto: Instagram @hensat)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Pakar komunikasi politik, Hendri Satrio menilai deklarasi dukungan dari Partai Golkar, PAN, dan PKS kepada Presiden Prabowo Subianto untuk Pilpres 2029, menjadi pertanda kuat bahwa sudah dekat.

Menurutnya, dukungan tersebut bukan sekadar ekspresi loyalitas, melainkan strategi politik pragmatis untuk mengamankan kursi di kabinet.

“Ini strategi klasik. Mereka ingin menunjukkan bahwa mereka adalah sekutu yang loyal, dan dukungan yang dikeluarkan para partai besar ini sudah jelas, reshuffle sebentar lagi akan berlangsung,” kata Hensat sapaan akrabnya, Senin (5/5/2025).

Dosen Universitas Paramadina ini menyebut, deklarasi ini juga menunjukkan adanya ‘kegaduhan politik’ di antara partai koalisi yang berebut perhatian Prabowo.

“Ini terlihat seperti mereka tahu kalau enggak gerak cepat, bisa kehilangan slot di kabinet,” ujarnya.

Terlebih, deklarasi ketiga partai tersebut terlalu dini untuk konteks Pilpres 2029. Padahal partai-partai besar seperti Golkar, PAN, dan PKS seharusnya memanfaatkan dihapuskannya presidential threshold (PT) yang tadinya 20 persen menjadi 0 persen, untuk lebih berani mengusung ketum mereka sebagai capres, alih-alih hanya fokus mempertahankan posisi di kabinet.

“Kalau fokusnya hanya mempertahankan kursi, bisa-bisa kehilangan momentum pada saat Pilpres 2029 nanti. Terlebih lagi publik saat ini semakin kritis,” tegasnya.

Pendiri lembaga survei KedaiKopi ini menandaskan, bisa jadi dukungan dari tiga partai ini sebagai tanda akan ada peta politik baru atau masuknya anggota baru ke dalam koalisi.

“Prabowo punya gaya kepemimpinan yang suka kejutan. Bisa jadi reshuffle ini bukan cuma soal ganti menteri, tapi juga bikin peta politik baru. Kita lihat saja, apakah partai-partai ini beneran aman atau tidak,” pungkasnya.

(cw1/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait