Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Repons Pernyataan Jusuf Kalla, Anggota DPR Wihadi: Harga BBM Tidak Naik Menyesuaikan Kondisi Ekomomi

Wihadi Wiyanto nilai kebijakan tak naikkan harga BBM tepat, respons usulan Jusuf Kalla.

Anggota Komisi XI DPR Wihadi Wiyanto menilai, keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) merupakan langkah tepat di tengah kondisi ekonomi saat ini.(foto: istimewa)
Anggota Komisi XI DPR Wihadi Wiyanto menilai, keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) merupakan langkah tepat di tengah kondisi ekonomi saat ini.(foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR menilai, keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan harga bahan bakar minyak () merupakan langkah tepat di tengah kondisi saat ini.

Menurut Wihadi, kebijakan tersebut penting untuk menjaga masyarakat sekaligus memastikan penerimaan negara tetap stabil. Ia menegaskan bahwa kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara () masih dalam batas aman.

“Saat ini struktur Indonesia masih terjaga di defisit 2,9 persen. Sebelum memberikan pernyataan, sebaiknya melihat dulu struktur anggaran tersebut,” ujar Wihadi, Sabtu (11/4/2026).

Pernyataan ini disampaikan Wihadi sebagai respons atas usulan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, , mendorong pemerintah untuk menaikkan harga BBM guna mengurangi beban dan menekan defisit APBN.

Wihadi justru berpandangan sebaliknya. Ia menilai kenaikan harga di tengah kondisi global yang belum stabil berpotensi menekan masyarakat dan berdampak pada penurunan penerimaan negara. Ia juga mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan terkait harga BBM.

“Dengan tidak menaikkan harga BBM, daya beli masyarakat tetap terjaga. Jika daya beli stabil, maka penerimaan negara juga bisa tetap berjalan dengan baik,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wihadi mempertanyakan urgensi usulan kenaikan harga BBM yang disampaikan . Ia menilai wacana tersebut justru berpotensi memperberat kondisi nasional.

“Pernyataan tersebut perlu dilihat tendensinya. Jangan sampai mendorong pemerintah ke situasi yang lebih sulit dalam menghadapi potensi krisis,” kata legislator dapil Jatim IX ini.

Sebagai Wakil Ketua Badan Anggaran DPR, Wihadi meminta semua pihak untuk mempercayai kebijakan pemerintah yang dinilai telah mempertimbangkan berbagai aspek ekonomi. Ia juga mengajak agar kebijakan yang telah memberikan dampak positif bagi masyarakat mendapat apresiasi.

Sebelumnya, Jusuf Kalla menyatakan bahwa , khususnya BBM, dapat memperlebar defisit APBN dan meningkatkan utang negara. 

Oleh karena itu, ia mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan pengurangan subsidi melalui kenaikan harga BBM.

“Kita minta agar dipertimbangkan untuk mengurangi defisit dan utang dengan cara mengurangi subsidi. Mengurangi subsidi berarti menaikkan harga,” ujar Jusuf Kalla.

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru