Dampak Kabut Asap Berlanjut, Penumpang Diimbau Rutin Cek Jadwal Penerbangan
Hari Ini, 18 Penerbangan Terdampak
Kabut asap mengganggu 18 jadwal penerbangan di Bandara SMB II Palembang. Penumpang diimbau rutin mengecek jadwal dan status penerbangan.
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Manajemen Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang mengimbau seluruh calon penumpang untuk secara berkala memeriksa kepastian status dan jadwal penerbangan kepada pihak maskapai sebelum menuju ke bandara. Langkah antisipasi ini dinilai krusial menyusul lonjakan gangguan penerbangan akibat terpaan bencana kabut asap yang masih menyelimuti wilayah Sumatera Selatan, Minggu (11/10/2026).
Pihak pengelola bandara mengingatkan pentingnya konfirmasi jadwal penerbangan demi menghindari penumpukan calon penumpang di area terminal keberangkatan, mengingat perubahan kondisi cuaca dan visibilitas di landasan pacu bergerak sangat dinamis.
General Manager Bandara Internasional SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Shahab, mengatakan, akses informasi terkini dari pihak maskapai akan sangat membantu kenyamanan dan kepastian perjalanan masyarakat.
“Penumpang diimbau memantau informasi terkini mengenai jadwal dan status penerbangan melalui maskapai masing-masing sebelum berangkat ke bandara,” kata Ahmad Syaugi Shahab di Palembang.
Peringatan ini dikeluarkan setelah data operasional bandara hingga pukul 15.30 WIB mencatat sebanyak 18 jadwal penerbangan domestik maupun internasional mengalami gangguan. Buruknya jarak pandang (visibility) yang sempat merosot drastis hingga tersisa 600 meter menjadi alasan utama penundaan jadwal demi keselamatan penerbangan.
Adapun 18 jadwal yang terdampak terbagi merata pada sektor keberangkatan dan kedatangan untuk rute menuju dan dari Jakarta, Kuala Lumpur, Surabaya, serta Halim Perdanakusuma. Maskapai yang jadwalnya terganggu antara lain Citilink (QG981, QG985, QG980, QG984), AirAsia (AK461, AK462), Lion Air (JT856), Garuda Indonesia (GA107, GA109, GA113, GA102, GA104, GA108), Batik Air (ID7052, ID7051), serta Pelita Air (IP313, IP312).
Syaugi memastikan bahwa manajemen bandara terus mengintensifkan pengawasan cuaca di seputar area udara Palembang serta berkoordinasi erat dengan pihak maskapai dan otoritas navigasi udara.
“Kami terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan jarak pandang di sekitar bandara serta berkoordinasi dengan maskapai dan pihak terkait untuk memastikan aspek keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan,” pungkas Syaugi.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
SUMSELGubernur Sumsel Terjebak 40 Menit di Udara Akibat Kabut Asap
Herman Saleh Harahap·28 menit yang lalu -
E-SportONIC Tundukkan RRQ Hoshi 2-1 di Royal Derby MPL ID Season 18
Herman Saleh Harahap·59 menit yang lalu -
SUMSELDampak Kabut Asap Berlanjut, Penumpang Diimbau Rutin Cek Jadwal Penerbangan
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
Moto GPBezzecchi Juara MotoGP Mandalika 2026, Martin Merebut Puncak Klasemen
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
INTERNASIONALIndonesia–Mesir Tegaskan Dukungan Palestina dan Dorong Deeskalasi Timur Tengah
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
E-SportGeek Fam Bungkam EVOS 2-0, Aksi "King Slayer" Bikin Langkah Macan Putih Terpincang
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSFilep Wamafma Soroti Temuan BPK Rp49,28 Triliun, Desak Perbaikan Tata Kelola Anggaran
hendra·2 jam yang lalu -
SUMSELDinkes Sumsel Catat 52.483 Kasus ISPA pada September 2026, Tertinggi Sepanjang Tahun
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALPrabowo Dorong Indonesia-Mesir Bentuk Dana Investasi Bersama untuk Proyek Strategis
hendra·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan