Presiden Prabowo Siap Bertanggung Jawab Penuh Jika Rakyat Kelaparan
Prabowo siap bertanggung jawab penuh jika rakyat kelaparan dan menegaskan pangan adalah masalah hidup dan mati bangsa.
Nusantaraterkini.co, NGANJUK – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa urusan ketahanan pangan bukan sekadar agenda pembangunan sektoral, melainkan sebuah persoalan fundamental yang menyangkut hidup dan mati bangsa Indonesia. Saat memberikan arahan di Nganjuk, Jawa Timur, Senin (18/5/2026), Prabowo menyatakan kesiapannya untuk pasang badan dan memikul tanggung jawab penuh dalam memastikan kebutuhan dasar logistik masyarakat di seluruh penjuru tanah air terpenuhi dengan baik.
Sebagai pemimpin tertinggi negara, Prabowo menyadari betul bahwa seluruh mandat dan sumpah jabatan yang diembannya bermuara pada kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu, ia tidak akan melemparkan kesalahan kepada pihak lain jika ketahanan pangan nasional goyah.
“Saya sebagai Presiden, mandataris rakyat. Saya yang disumpah. Saya bertanggung jawab kalau bangsa ini lapar. Tidak akan ada orang lain yang akan dihujat,” ujar Prabowo, seperti dilansir RMOL, Senin (18/5/2026).
Guna mengonkritkan komitmen tersebut, kata Prabowo, pemerintah saat ini tengah menggenjot pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Instrumen strategis ini sengaja dibentuk untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat dari akar rumput.
"Melalui KDKMP, pemerintah berupaya memutus mata rantai persoalan klasik yang selama ini mencekik petani dan masyarakat kecil, mulai dari jerat tengkulak, karut-marut distribusi hasil panen, keterbatasan fasilitas gudang penyimpanan, hingga minimnya akses permodalan," lanjut Prabowo.
Latar belakangnya sebagai mantan prajurit militer diakui Prabowo sangat memengaruhi cara pandangnya dalam melihat urgensi kedaulatan pangan. Berdasarkan pengalaman panjangnya di medan tugas, sebuah pasukan ataupun negara sebesar apa pun tidak akan pernah mampu bertahan dalam pertempuran tanpa adanya jaminan ketersediaan pasokan makanan yang kuat.
“Karena itu saya mengerti pentingnya pangan. Dan selalu saya katakan, pangan adalah masalah hidup dan mati,” pungkas Prabowo.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALOperasi Sikat I Musi 2026: Polda Sumsel Kerahkan 20 Personel Brimob di Titik Rawan Kejahatan
Rozie Winata·18 menit yang lalu -
INTERNASIONALMenlu Arab Saudi Desak Pemulihan Selat Hormuz seperti Sebelum 28 Februari
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
EKONOMIPergerakan Pasar Kripto 27 September: Bitcoin Bertahan, Quant Meroket 48%
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
POLITIKGerindra Sebut Jokowi Gabung PSI Hak Politik Warga Negara
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SEPAKBOLAPemerintah Inggris Desak Premier League Segera Tuntaskan Kasus Manchester City
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
-
INTERNASIONALRusia Klaim Hancurkan 25 Persen Fasilitas Internet dan Starlink Milik Ukraina
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
-
KRIMINALPolresta Deliserdang Ringkus Dua Pengedar Sabu di Pantai Labu, Sita 31 Gram Barang Bukti
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NEWSTokoh Masyarakat Sebut Tindakan Ombudsman di Lapas Cibinong 'Offside'
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan