Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Polres OKU Selatan Bedah 11 Rumah Warga Korban Longsor dan Banjir

Polres OKU Selatan membangun 11 rumah bagi korban longsor dan banjir sebagai bentuk kepedulian dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80.

Bagikan:
Kapolres Ogan Komering Ulu Selatan, AKBP I Made Redi Hartana saat peletakkan batu pertama pembangunan 11 unit rumah warga yang terdampak bencana tanah longsor dan banjir di Desa Karang Indah, Kecamatan Banding Agung, Kabupaten OKU Selatan, Senin (29/6/2026). (foto: polda sumsel)
Kapolres Ogan Komering Ulu Selatan, AKBP I Made Redi Hartana saat peletakkan batu pertama pembangunan 11 unit rumah warga yang terdampak bencana tanah longsor dan banjir di Desa Karang Indah, Kecamatan Banding Agung, Kabupaten OKU Selatan, Senin (29/6/2026). (foto: polda sumsel)
A A

Nusantaraterkini.co,  — Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan 11 unit rumah warga yang terdampak bencana tanah longsor dan banjir di , Kecamatan Banding Agung, Kabupaten OKU Selatan, Senin (29/6/2026).

“Program ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Melalui semangat DEKAT, kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Kapolres Ogan Komering Ulu Selatan, dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini menyasar hunian milik Joni Saputra sebagai titik awal pembangunan fisik di lapangan.

Secara keseluruhan, target pembangunan 11 unit rumah layak huni bagi korban bencana ini tersebar di dua kecamatan, dengan perincian empat unit bersumber dari swadaya dan tujuh unit lainnya merupakan hasil kolaborasi bersama Pemkab OKU Selatan.

“Semoga rumah yang dibangun ini menjadi awal bangkitnya kehidupan warga pascabencana dan menjadi bagian dari pengabdian kami dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80,” ucapnya.

Adapun para warga penerima manfaat program kemanusiaan ini meliputi Joni Saputra, Sugiharto, Suharyanto, Saparudin, Rais, Riki Kardi, dan Johan Sapri. Seluruh pengerjaan bangunan tersebut diproyeksikan selesai dalam jangka waktu 30 hari ke depan.

Program ini sekaligus menjadi bentuk implementasi langsung dari instruksi Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho yang meminta seluruh jajaran kepolisian wilayah bergerak aktif membantu percepatan pemulihan kondisi sosial kemasyarakatan pascabencana. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait