Pimpinan Ponpes Garut Diamankan Polisi Usai Diduga Lakukan Pelecehan Terhadap Santriwati
Pimpinan ponpes di Garut diamankan polisi usai diduga cabuli santriwati. Kasus ini dilaporkan ke Polres Garut dan kini masih diselidiki.
Nusantaraterkini.co, GARUT - Aparat kepolisian mengamankan seorang pimpinan pondok pesantren berinisial AN (45), di Kabupaten Garut pada Sabtu malam, (16/5/2026), sekitar pukul 20.00 WIB. Penangkapan dilakukan untuk mencegah kericuhan setelah ratusan warga mendatangi lokasi pesantren.
Kapolsek Samarang AKP Hilman mengatakan, pihaknya bergerak cepat mengamankan AN dari lingkungan ponpes. Langkah ini diambil setelah mendapat laporan bahwa warga sudah berkumpul dan memanas akibat isu dugaan pencabulan.
"Saat itu kami menerima informasi warga berkumpul di sekitar pesantren. Kami langsung mengamankan yang bersangkutan agar situasi tetap kondusif," ujar Hilman, Minggu (17/5/2026).
Menurutnya, kasus ini sebenarnya sudah dilaporkan korban ke Satreskrim Polres Garut lebih dulu. Laporan tersebut kemudian menyebar ke masyarakat dan memicu kemarahan warga.
Hilman menambahkan, AN bukan warga asli Samarang. Ia menetap di sana karena istrinya berasal dari wilayah tersebut. Kebanyakan santri yang belajar di ponpes tersebut juga berasal dari Kecamatan Cigedug, tempat asal AN.
Kasat Reskrim Polres Garut AKP Joko Prihatin membenarkan adanya laporan masuk. Korban bersama kuasa hukumnya datang ke polisi pada Sabtu siang, (16/5/2026) pukul 13.00 WIB.
"Benar, laporan sudah kami terima. Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan terhadap para pihak terkait," kata Joko.
Kuasa hukum korban, Aditya Kosasih, menuturkan kliennya awalnya diusir dari ponpes. Setelah diajak bicara, korban baru berani menceritakan dugaan perlakuan tidak pantas yang dialaminya.
Berdasarkan keterangan sementara, aksi dugaan pencabulan terjadi saat korban dibangunkan untuk salat malam. Perbuatan itu disebut dilakukan berulang kali.
Hingga kini AN belum memberikan keterangan, dan polisi belum menetapkan status hukumnya. Penyidikan masih terus berjalan.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALMelawan Saat Ditangkap, Residivis Curat di Binjai Ditembak Polisi
hendra·33 menit yang lalu -
NEWS VIDEOKeracunan MBG di Muba, Gubernur Sumsel Minta Perketat Higienitas dan Jamin Pengobatan Gratis Siswa
Fadli Tara·41 menit yang lalu -
NEWSSoroti Jalan Rusak, LMND SUMUT dan EK-LMND SE-SUMUT Akan Geruduk Pemko Binjai: Desak Perbaikan Secepatnya
hendra·1 jam yang lalu -
SUMUTDiangkat jadi Kapolda Sumut, Brigjen Pol Sonny Irawan Siap Pecah Bintang Dua di Tanah Deli
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
EKONOMIKoreksi Berlanjut, Harga Emas Merangkak Turun ke Rp2.574.000 Per Gram
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NASIONALNetty Desak Perketat Tata Kelola MBG, Prioritaskan Keamanan Pangan dan Transparansi Anggaran
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SUMSELRotasi Jabatan Polri, Brigjen Pol Rony Samtana Diangkat Kapolda Sumsel Gantikan Irjen Pol Sandi Nugroho
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NASIONALBahlil Jadi Menko Hilirisasi, Mekeng Tekankan Nilai Tambah Sektor Tambang
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NASIONALKapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi Besar-besaran: 88 Pati-Pamen Dirotasi, 19 Kapolda Berganti
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NASIONALDugaan Pungli Terkuak di Rutan Pondok Bambu, DPR Desak Kemenimipas Telusuri Aliran Uang
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan