Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pesan Idulfitri Menag Nasaruddin Umar: Transformasi Ritual Menjadi Aksi Empati Sosial ​

Menag Nasaruddin Umar ajak umat jadikan Idulfitri sebagai momentum empati sosial dan menjaga nilai Ramadan sepanjang tahun.

Bagikan:
Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, secara resmi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di tanah air.(foto:rmol)
Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, secara resmi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di tanah air.(foto:rmol)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Republik , , secara resmi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di tanah air. Dalam momentum hari kemenangan ini, Menag menekankan bahwa esensi sejati dari perayaan Lebaran tahun 2026 bukan sekadar kembali pada rutinitas makan dan minum, melainkan manifestasi dari kepekaan sosial yang telah ditempa selama satu bulan penuh di bulan suci . 

Menurutnya, puasa harus dipandang sebagai kawah candradimuka bagi pembentukan karakter yang lebih peduli terhadap kondisi masyarakat di sekitar, terutama bagi mereka yang masih hidup dalam kekurangan.

​

Nasaruddin menjelaskan bahwa setiap detik menahan lapar dan dahaga selama mengandung pesan moral yang sangat kuat untuk mengasah sisi kemanusiaan setiap individu. Ia berharap gema takbir yang berkumandang saat ini menjadi simbol kemenangan spiritual yang nyata, di mana umat Islam berhasil menaklukkan ego pribadi demi kepentingan kemaslahatan yang lebih luas. 

"Puasa adalah proses mengasah kepekaan sosial. Di balik rasa lapar dan dahaga tersimpan pesan kuat tentang empati kepada sesama dan kepedulian pada mereka yang kekurangan," ujar dalam pernyataan resminya, seperti dilansir RMOal, Jumat (20/3/2026).

Lebih lanjut, Menag menggarisbawahi bahwa tolok ukur keberhasilan seseorang dalam menjalankan ibadah Ramadan akan terlihat dari konsistensinya menjaga nilai-nilai kesalehan selama sebelas bulan ke depan. Kemenangan spiritual yang diraih tidak boleh padam begitu saja seiring berakhirnya bulan suci, melainkan harus terus menyala dalam bentuk kejujuran, disiplin, dan pengabdian sosial di tengah kehidupan berbangsa. Keberkahan Idulfitri, lanjutnya, hanya akan hadir pada hati yang terbuka dan mau memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar, sehingga harmoni sosial dapat terjalin dengan lebih kokoh.

​

Menutup keterangannya, Nasaruddin Umar mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum rekonsiliasi dan mempererat tali persaudaraan antarwarga negara. Ia menekankan pentingnya menjaga serta kedamaian di tengah keberagaman yang ada di Indonesia. 

“Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan, kedamaian, dan bagi bangsa ,” pungkasnya. 

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait