Pertemuan Dua Jam Prabowo-Megawati Bahas Estafet Kepemimpinan hingga Geopolitik
Pertemuan Prabowo dan Megawati bahas estafet kepemimpinan hingga geopolitik dalam dialog hampir dua jam di Istana.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Istana Kepresidenan akhirnya mengungkap tabir di balik pertemuan hangat antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa dialog yang berlangsung di Istana Merdeka pada Kamis (19/3/2026) tersebut bukan sekadar pertemuan formal, melainkan ruang diskusi mendalam yang berdurasi hampir dua jam.
Dalam rentang waktu tersebut, kedua tokoh bangsa ini saling bertukar pikiran mengenai dinamika kenegaraan dan tantangan global yang tengah dihadapi Indonesia.
Prasetyo menekankan bahwa kehadiran Megawati membawa nilai strategis mengingat rekam jejaknya yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden maupun Presiden RI. Pengalaman panjang Megawati dianggap sebagai aset berharga bagi pemerintahan saat ini dalam merumuskan langkah-langkah kebijakan nasional. Estafet gagasan antar-pemimpin lintas generasi ini dinilai krusial untuk menjaga kesinambungan pembangunan dan stabilitas negara.
“Banyak sekali. Banyak sekali ya. Hampir kurang lebih pertemuan dua jam banyak yang didiskusikan, banyak yang saling bertukar pandangan karena bagaimanapun kan Ibu Mega juga pernah menjadi wakil presiden, pernah juga menjadi presiden, tentunya memiliki pengalaman-pengalaman,” ujar Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan pers di Jakarta, seperri dilansir RMOl, Minggu (22/3/2026).
Mensesneg juga mengonfirmasi bahwa pembahasan dalam pertemuan tersebut turut menyentuh aspek geopolitik. Di tengah ketidakpastian situasi dunia, masukan dari tokoh senior seperti Megawati dipandang mampu memperkaya perspektif pemerintah dalam memposisikan Indonesia di kancah internasional.
"Tetapi sebagai seorang pemimpin tentu baik sekali untuk bisa saling memberikan masukan dan berbagi pengalaman demi kemajuan bangsa dan negara kita," tambah Prasetyo.
Momen silaturahmi yang terjadi di penghujung Ramadan 1447 Hijriah ini juga dimaknai sebagai upaya menjaga harmoni politik nasional. Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari tradisi baik antar-pemimpin bangsa. Dalam pertemuan itu, Megawati didampingi oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani, sementara Presiden Prabowo didampingi oleh putranya, Didit Hediprasetyo, serta Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.
Kehadiran para tokoh pendamping ini mencerminkan adanya semangat kolaborasi antar-lembaga negara dan simbol keberlanjutan regenerasi kepemimpinan. Dialog ini diharapkan dapat memperkuat fondasi persatuan nasional, terutama dalam menghadapi berbagai isu strategis yang memerlukan kesepahaman bersama di tingkat elit politik demi kepentingan rakyat luas.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
KRIMINALPolresta Deliserdang Ringkus Dua Pengedar Sabu di Pantai Labu, Sita 31 Gram Barang Bukti
Rozie Winata·58 menit yang lalu -
NEWSTokoh Masyarakat Sebut Tindakan Ombudsman di Lapas Cibinong 'Offside'
Herman Saleh Harahap·59 menit yang lalu -
POLITIKKetua MPR Tegaskan Tidak Gegabah dalam Mengubah UUD 1945
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
OLAHRAGAPasaman Barat Siapkan 564 Kontingen Hadapi Porprov XVI Sumbar
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMATERA TERKININoer Fest 2026 Wadah Unjuk Bakat Siswa SD di Pasaman
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANPemko Medan Targetkan Gotong Royong Kebersihan Lingkungan Rutin Setiap Bulan
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
OLAHRAGAPanglima TNI Tinjau Kompetisi Primarox 2026 di BSD Tangerang
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
KRIMINALPolda Sumsel Bekuk Terduga Pelaku Curas Bersenjata Tajam
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan