Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pertamina Temukan Cadangan Minyak Baru, Potensi Produksi Hingga 2.184 Barel Per Hari

Pertamina temukan cadangan minyak baru di Prabumulih dengan potensi produksi hingga 2.184 barel per hari melalui sumur GNK-PD28.

Kru Rig PDSI#39.3/D1500-E saat melakukan pengeboran sumur pengembangan GNK-PD28 milik Pertamina EP Zona 4 Regional 1 di Gunung Kemala, Prabumulih, Sumatra Selatan, Minggu (31/5/2026). (foto: pertamina)
Kru Rig PDSI#39.3/D1500-E saat melakukan pengeboran sumur pengembangan GNK-PD28 milik Pertamina EP Zona 4 Regional 1 di Gunung Kemala, Prabumulih, Sumatra Selatan, Minggu (31/5/2026). (foto: pertamina)
A A

Nusantaraterkini.co, —Penggunaan Rig PDSI#39.3/D1500-E milik PT Drilling Services Indonesia berhasil mempercepat pengembangan milik Zona 4 Regional 1 di , Prabumulih, Sumatra Selatan. Pengeboran itu menghasilkan temuan bersih mencapai 1.658 sampai 2.184 barel per hari ().

Proyek strategis penopang yang rampung melalui uji produksi alir alami selama dua jam, pada 31 Mei 2026 tersebut diselesaikan hanya dalam waktu 30 hari dari target awal 45 hari tanpa adanya kecelakaan kerja () maupun Zero NPT.

“Keberhasilan pengeboran GNK-PD28 membuktikan bahwa tidak hanya fokus pada pencapaian target operasi, tetapi juga mampu menghadirkan efisiensi waktu dan biaya yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan,” ujar Direktur Utama Pertamina Drilling, dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (6/6/2026).

Avep menyampaikan jika capaian keunggulan performa rig serta kualitas reservoir yang baik ini didukung penuh oleh kerja sama internal yang kuat.

"Keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara tim operasi, engineer, kru rig, serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam proyek pengeboran," imbuhnya.

Sementara itu, VP Rig Services Operation Pertamina Drilling, mengatakan jika berdasarkan data teknis operasional, pengerjaan pengeboran sumur infill dari referensi GNK-111 dengan target lapisan TAF-K1 interval 1.762–1.764 meter measured depth (mMD) ini mampu menembus kedalaman total hingga 2.235 mMD.

Selain mencatatkan water cut hanya 1 persen dan produksi gas 1,45 juta standar kaki kubik per hari (), proyek ini menekan realisasi biaya hingga hanya 76,13 persen dari anggaran persetujuan .

“Menyelesaikan pengeboran 15 hari lebih cepat dari rencana dengan hasil produksi yang sangat baik, serta dengan dan Zero NPT merupakan pencapaian yang membanggakan,” katanya.

menjelaskan pemangkasan durasi kerja ini menjadi pembuktian nyata atas kapasitas teknologi, serta pemanfaatan internal perusahaan di lapangan.

"Efisiensi yang dicapai menjadi bukti kemampuan -drilling" class="article-tag-link" rel="tag">Pertamina Drilling dalam mengoptimalkan sumber daya dan teknologi untuk menghasilkan kinerja operasi yang kompetitif," jelasnya.

Secara struktur geologi bawah permukaan, posisi sumur baru ini berada lebih tinggi (updip) dari sumur referensi sebelumnya sehingga membuka pemahaman baru.

Temuan menjanjikan ini pun, diproyeksikan membuka peluang prospek pengembangan baru di sisi utara Kompartemen Gunung Kemala Sektor III, serta potensi pengeboran lanjutan di sisi timur Struktur Gunung Kemala demi mengoptimalkan potensi migas di tengah penurunan produksi alami lapangan tua.

“Kinerja Rig PDSI#39.3/D1500-E menunjukkan kompetensi tinggi insan Pertamina Drilling dalam mendukung peningkatan produksi ,” tandasnya. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru