Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Penghentian Impor Sebabkan Harga Jagung Naik

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumut, Fitra Kurnia, saat wawancara, Jumat(14/11/2025).(Foto:Herman/Nusantaraterkini.co)
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumut, Fitra Kurnia, saat wawancara, Jumat(14/11/2025).(Foto:Herman/Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co,MEDAN-Kenaikan dipengaruhi berkurangnya pasokan jagung impor. Hal ini dikarenakan adanya kebijakan pemerintah yang menghentikan pada tahun ini.

"Kondisi saat ini pasokan jagung tidak lagi ada yang impor, sehingga dengan permintaan yang sama sementara pasukan berkurang, menyebabkan harga naik," kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) Fitra Kurnia, kepada Nusantaraterkini.co,Jumat (14/11/2025).

Baca Juga : Harga Jagung di Tingkat Petani Masih Rendah, Legislator Nilai Inpres 10/2025 Angin Segar

Diberitakan sebelumnya, harga jagung pipil di sejumlah sentra perdagangan di Sumatera Utara kini menyentuh Rp6.900 per kilogram, naik dari Rp6.350–Rp6.400 per kilogram pada pekan sebelumnya. 

Fitra Kurnia menjelaskan, kebijakan penghentian impor jagung untuk mewujudkan kedaulatan pangan. Artinya, kata dia, pasokan akan dimaksimalkan melalui produksi dalam negeri. Unuk itu, kata dia, pemerintah melalui instansi terkait telah melakukan beberapa strategi untuk pemenuhan dalam negeri tanpa impor.

"Untuk jagung ini, pemerintah dalam hal ini Bappenas telah menginstruksikan untuk melakukan langkah-langkah pemenuhan kebutuhan sehingga mampu menjaga harga agar stabil. Diantaranya dengan melakukan pembelian jagung kepada petani," ungkapnya.

 Baca Juga : Harga Jagung di Tingkat Petani Masih Rendah, Legislator Nilai Inpres 10/2025 Angin Segar

Disebutkannya, untuk Sumut sendiri sudah dilakukan pendistribusian jagung kepada asosiasi-asosiasi ras dan ayam petelur. "Untuk tahap pertama sudah dilakukan, dan itu akan dilanjutkan untuk tahap-tahap selanjutnya," pungkas Fitra Kurnia.

(emn/nusantaraterkini.co)



Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru