Pemko Medan Komit Perkuat Statistik Sektoral Lewat EPSS
Pemko Medan memperkuat statistik sektoral melalui EPSS untuk mendukung Satu Data dan pembangunan berbasis data yang akurat.
Nusantaraterkini.co, MEDAN – Wakil Wali Kota Medan, H Zakiyuddin Harahap, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk terus memperkuat penyelenggaraan statistik sektoral sebagai fondasi utama pembangunan berbasis data. Komitmen tersebut disampaikannya saat membuka penilaian interview Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) oleh Tim Penilai Badan (TPB) Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karo yang digelar secara virtual, Kamis (16/7/2026).
Turut mengikuti kegiatan strategis tersebut Kepala Bappeda Kota Medan Ferry Ichsan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan Arrahmaan Pane, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Surya Syahputra Pulungan, Kepala BPS Kota Medan Hafsyah Aprillia, jajaran perangkat daerah, TPB BPS Kabupaten Karo, serta tim pembina statistik sektoral BPS Medan.
Zakiyuddin sangat mengapresiasi BPS, khususnya TPB BPS Kabupaten Karo, yang telah memfasilitasi proses evaluasi ini. Menurutnya, EPSS menjadi momentum krusial untuk memperkuat ekosistem statistik nasional yang berkualitas sekaligus meningkatkan tata kelola data di tingkat daerah.
"EPSS bukan hanya mengukur kepatuhan terhadap regulasi statistik, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas, relevansi, dan aksesibilitas data statistik yang menjadi dasar penyusunan kebijakan publik," kata Zakiyuddin.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan statistik sektoral dan pembangunan Satu Data Kota Medan menjadi salah satu prioritas strategis Pemko Medan dalam mendukung transformasi digital pemerintahan. Kebijakan tersebut diperkuat melalui Peraturan Wali Kota Medan Nomor 31 Tahun 2021 tentang Satu Data Kota Medan yang mengintegrasikan data lintas perangkat daerah agar lebih akurat dan mudah dimanfaatkan dalam setiap perencanaan pembangunan.
Menurut Zakiyuddin, Dinas Komunikasi dan Informatika Medan sebagai wali data terus konsisten melakukan pembinaan statistik sektoral kepada seluruh perangkat daerah agar mampu menghasilkan data yang berkualitas, akurat, dan tepat waktu. Upaya itu juga diperkuat dengan penandatanganan Pakta Integritas Data Driven Leadership oleh seluruh kepala OPD pada November tahun lalu sebagai bentuk komitmen menjadikan data sebagai dasar utama pengambilan keputusan.
Berbagai langkah terukur tersebut kini mulai menunjukkan hasil positif. Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Kota Medan meningkat dari 2,20 dengan kategori "cukup" pada 2023 menjadi 2,94 dengan kategori "baik" pada 2024. Capaian ini sekaligus memosisikan Kota Medan sebagai yang tertinggi di Provinsi Sumatera Utara.
Keberhasilan tersebut merupakan buah dari sinergi solid antara Diskominfo Medan sebagai wali data, Bappeda selaku Ketua Forum Satu Data Kota Medan, serta perangkat daerah yang menjadi lokus penilaian EPSS tahun ini, yakni Dinas Kesehatan dan DP3APMP2KB Kota Medan. Dalam penilaian tahun ini, Dinas Kesehatan mempresentasikan produk kompilasi statistik Profil Kesehatan Tahun 2024, sedangkan DP3APMP2KB menampilkan kompilasi statistik Profil Gender Tahun 2025.
Menutup sambutannya, Zakiyuddin mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus memperkuat komitmen membangun ekosistem statistik yang terintegrasi, berkelanjutan, dan didukung infrastruktur data modern. Langkah ini menjadi kunci utama untuk mewujudkan Medan sebagai smart city berbasis data sekaligus menjaga momentum peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik di masa mendatang.
Instrumen Resmi BPS
Sementara itu, Kepala BPS Medan Hafsyah Aprillia menjelaskan, EPSS merupakan instrumen resmi yang digunakan BPS untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral di instansi pemerintah daerah. Melalui evaluasi ini, diharapkan tata kelola data statistik di lingkungan Pemko Medan terus meningkat sehingga mampu menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar perencanaan maupun evaluasi pembangunan daerah.
Menurut Hafsyah, hasil utama pelaksanaan EPSS adalah Indeks Pembangunan Statistik (IPS) yang memiliki arti sangat strategis. Selain menjadi indikator kinerja BPS dalam pembinaan statistik sektoral, IPS juga menjadi salah satu indikator kinerja utama Pemko Medan yang dikoordinasikan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika selaku wali data.
Hafsyah berharap seluruh perangkat daerah dapat memberikan informasi secara objektif dalam proses interview serta menunjukkan praktik-praktik nyata penyelenggaraan statistik sektoral yang telah dijalankan.
"Keberhasilan EPSS bukan hanya menjadi keberhasilan BPS atau Dinas Kominfo sebagai wali data, tetapi merupakan keberhasilan seluruh Pemko Medan dalam membangun ekosistem data yang kuat, terintegrasi, dan mendukung pengambilan kebijakan yang tepat sasaran," ujarnya.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
INTERNASIONALIran-AS Kembali Memanas! Dua Rudal Hantam Pulau Qeshm, Trump Akui Serangan Terbatas
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTegur Suami Gegara Judi, Istri di Jakbar Dianiaya hingga Disundut Bara Rokok
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALHasto Ungkap PDIP Intensif Lobi Fraksi DPR, Dorong Tindak Lanjut Putusan MA soal Gibran
hendra·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALUsai Pesta Miras, Pria di Maros Tikam Keponakan hingga Kritis gegara Salah Paham soal Gaji
hendra·3 jam yang lalu -
NEWSDKPP Terima 5 Aduan soal Pencalonan Gibran, Dua Siap Masuk Tahap Persidangan
hendra·4 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALWN Malaysia Rampok Warga Batam Pakai Pisau dan Airsoft Gun, Gasak Mobil hingga Rp292 Juta
hendra·5 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPolisi Sita 1,2 Juta Pil Tramadol Ilegal, Pria Asal Aceh Ditangkap
hendra·5 jam yang lalu -
-
SUMSELGapeka 2026 Berlaku 1 Desember, KAI Palembang Imbauu Penumpang Cek Ulang Jadwal Tiket
Rozie Winata·6 jam yang lalu -
NEWSPengurus JMSI Karo Resmi Dilantik, Siap Bersinergi dengan Pemkab
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan