Pembinaan Ideologi Pancasila Terhadap Masyarakat Harus Terus Dilakukan
sosialisasi empat pilar dapat mengedukasi masyarakat terkait 4 pilar kebangsaan dan pentingnya harmonisasi hubungan pusat dan daerah.
Pembinaan Ideologi Pancasila Terhadap Masyarakat Harus Terus Dilakukan
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Anggota MPR Fraksi Partai Demokrat Sartono Hutomo mengatakan, sosialisasi empat pilar dapat mengedukasi masyarakat terkait 4 pilar kebangsaan dan pentingnya harmonisasi hubungan pusat dan daerah.
“Dalam negara yang memiliki sistem pemerintahan terpusat, pusat memiliki kewenangan yang lebih besar dalam pengambilan keputusan dan pemberian arahan kepada daerah-daerah di bawahnya,” katanya, Rabu (17/4/2024),
Lebih lanjut Sartono menjelaskan, dalam negara yang menganut sistem pemerintahan terdesentralisasi atau federal, kewenangan dibagi antara pusat dan daerah dengan berbagai tingkatan.
“Hal pentingnya adalah mencari keseimbangan yang tepat antara otonomi daerah dan kesatuan negara, sehingga kepentingan nasional dan lokal dapat terpenuhi dengan baik. Komunikasi, dialog, dan kerjasama antara pusat dan daerah sangat penting dalam memastikan tercapainya tujuan bersama untuk kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” terang Sartono.
Oleh karena itu, kata Sartono, selaku anggota DPR/MPR RI memiliki tugas dalam hal mensosialisasikan 4 pilar kebangsaan di seluruh Indonesia, karena dengan dilandasi 4 pilar tersebut persatuan dan kesatuan negara tetap terjaga dengan satu ideologi yang sama, yakni Pancasila sebagai dasar negara.
Aktualisasi nilai pancasila menjadi penekanan dalam kegiatan sosialisasi ini, Sartono mengingatkan bahwa nilai dasar pancasila sebagai landasan nilai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Diakhir, Sartono mengatakan bahwa pembinaan ideologi Pancasila terhadap masyarakat harus terus dilakukan. Hal ini penting untuk menyampaikan bahwa Pancasila merupakan garis besar kehidupan bangsa.
“Dengan terus mengajarkan dan memperkuat pemahaman masyarakat tentang ideologi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami, menghargai, dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ini juga akan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkasnya.
(cw1/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMIHarga Emas Antam Anjlok ke Rp2.580.000 Per Gram, Buyback Ikut Turun Tajam
Rozie Winata·10 menit yang lalu -
SUMSELGubernur Sumsel Larang Keras Dana Karhutla Rp30 Miliar Diserap untuk Keperluan Pejabat
Rozie Winata·21 menit yang lalu -
NASIONALKomisi IX DPR Pastikan Perlindungan Hukum Ojol Tanpa Ubah Status Kemitraan
Rozie Winata·31 menit yang lalu -
SUMSELAngin Berubah Arah, Kabut Asap Karhutla di Palembang Mulai Berkurang
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
POLITIKKunker ke Papua, Yorrys Dorong Percepatan RUU Pelindungan Masyarakat Adat
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
POLITIKHendri Satrio Sentil Gibran: Perjalanan Politik Anda Berbeda dengan Jokowi!
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
EKONOMIAturan Saham Rp1 Berlaku, IHSG Melemah 1,51%, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
hendra·2 jam yang lalu -
INTERNASIONALAleksandar Vucic Mundur dari Presiden Serbia, Siap Maju Jadi PM
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
PENDIDIKANKapolri: Ruang Digital Butuh Pemuda yang Bijak dan Produktif
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
INTERNASIONALHari Raya Yahudi Diwarnai Serbuan ke Al-Aqsa, Palestina Serukan Tindakan Internasional
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan