Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pelajar SMP di Padangsidimpuan Tewas Tertimpa Pohon Lapuk

Pelajar SMP Negeri 4 Padangsidimpuan tewas tertimpa pohon lapuk di Batunadua. Korban sempat dibawa ke RSUD namun meninggal dunia.

Keluarga korban sedang menunggu jenaza dari ruangan Instalasi pemulasaran jenazah. (Rizal Oloan Nasution/Nusantaraterkini.co)
Keluarga korban sedang menunggu jenaza dari ruangan Instalasi pemulasaran jenazah. (Rizal Oloan Nasution/Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, – Musibah tragis merenggut nyawa seorang pelajar SMP Negeri 4 Padangsidimpuan. Korban meninggal dunia setelah tertimpa pohon tumbang yang sudah lapuk di wilayah Tanggal, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Rabu (14/1/2026).

Korban diketahui bernama Zulfadli Hidayat Nasution (14), siswa kelas II SMP Negeri 4 . Ia merupakan warga Jalan Raja Inal Siregar, Lingkungan II, Kelurahan Batunadua Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua.

Salah seorang saksi mata, Ilham, mengungkapkan bahwa peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba. Saat kejadian, terdengar suara keras seperti kayu jatuh di badan mobil taksi yang melintas di lokasi.

“Kami kira hanya mobil yang terkena, rupanya anak-anak juga ikut tertimpa pohon,” ujar Ilham.

Warga kemudian berusaha menyingkirkan pohon yang melintang di tengah jalan. Saat itulah mereka menyadari salah satu korban adalah pelajar SMP Negeri 4 Padangsidimpuan yang dikenal oleh para saksi.

Korban sempat dievakuasi menggunakan angkutan umum dan dibawa ke . Namun, berdasarkan pantauan Nusantaraterkini.co, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Jenazah selanjutnya dibawa ke ruang Instalasi Pemulasaran Jenazah untuk dibersihkan dan dimandikan sebelum dipulangkan ke rumah duka dan dimakamkan pada malam hari.

Suasana haru menyelimuti rumah sakit. Rahmat Nasution, ayah korban, tak kuasa menahan tangis saat diwawancarai. Ia mengungkapkan kondisi kepala anaknya mengalami luka parah akibat tertimpa pohon.

“Ini anak pertama saya. Sebelum kejadian, dia sempat bilang ‘pergi dulu ya, Ayah’,” ucap Rahmat dengan suara bergetar.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar, mengingat kondisi pohon lapuk di pinggir jalan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

(ron/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru