Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pabrik Suku Cadang Mobil Terbakar, 14 Pekerja Tewas, Puluhan Luka

Kebakaran pabrik di Daejeon, Korea Selatan tewaskan 14 pekerja dan lukai 59 orang. Diduga dipicu ledakan, penyebab masih diselidiki.

Ilustrasi kebakaran. (Foto: istimewa)
Ilustrasi kebakaran. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik suku cadang mobil di , Korea Selatan, yang mengakibatkan sedikitnya 14 pekerja meninggal dunia dan 59 lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (20/3/2026) siang waktu setempat, saat sekitar 170 karyawan tengah beraktivitas di dalam fasilitas industri tersebut. Api dengan cepat membesar, memicu kepanikan di antara para pekerja.

Menurut laporan Agence France-Presse, tim pemadam kebakaran sempat mengalami kesulitan untuk masuk ke dalam bangunan. Risiko runtuhnya struktur pabrik membuat proses evakuasi dan pencarian korban harus dilakukan dengan sangat hati-hati.

Situasi semakin kompleks karena adanya bahan kimia berupa natrium yang tersimpan di lokasi. Zat tersebut diketahui sangat reaktif dan berpotensi meledak jika terkena air atau tidak ditangani secara tepat, sebagaimana dilaporkan News Agency.

Seorang pejabat dari otoritas penanggulangan bencana menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan korban hilang, meskipun jumlah korban jiwa sempat bertambah seiring proses evakuasi.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, sejumlah saksi mata mengaku sempat mendengar suara ledakan sebelum api membesar dan melahap sebagian besar area pabrik.

Setelah upaya intensif, api akhirnya berhasil dipadamkan pada Sabtu sore.

Presiden Lee Jae-myung turut mengunjungi lokasi kejadian untuk meninjau langsung kondisi di lapangan dan menemui keluarga korban. Ia menyampaikan duka mendalam serta memastikan pemerintah akan memberikan bantuan maksimal.

Dalam pernyataannya, Lee menegaskan bahwa investigasi menyeluruh akan dilakukan untuk mengungkap penyebab insiden serta merumuskan langkah pencegahan agar tragedi serupa tidak terulang di masa mendatang.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru