Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Ojol Waspadai Krisis BBM, Dorong Subsidi Motor Listrik untuk Jutaan Driver

Ojol dorong subsidi motor listrik untuk hadapi ancaman krisis BBM akibat konflik global dan perkuat ketahanan energi nasional.

Ojol Waspadai Krisis BBM, Dorong Subsidi Motor Listrik untuk Jutaan Driver. (Foto: istimewa)
Ojol Waspadai Krisis BBM, Dorong Subsidi Motor Listrik untuk Jutaan Driver. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Ancaman krisis bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik di Timur Tengah mulai menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk pengemudi (). Asosiasi pengemudi pun mendorong pemerintah mengambil langkah cepat melalui subsidi .

Ketua Umum , , menilai pengalihan subsidi BBM ke kendaraan listrik, khususnya untuk ojol, merupakan langkah strategis yang tepat sasaran.

Menurutnya, dengan jumlah pengemudi yang diperkirakan mencapai 7 juta orang di seluruh Indonesia, kebijakan ini dapat memberikan dampak signifikan, baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan.

“Program ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada impor BBM, tetapi juga menekan emisi gas rumah kaca serta memperkuat ketahanan ,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).

Ia menjelaskan, peran sangat vital dalam mendukung distribusi barang, khususnya bagi pelaku UMKM. Dengan sistem transportasi yang fleksibel dan efisien, keberadaan ojol menjadi tulang punggung logistik skala kecil di berbagai daerah.

Untuk itu, mengusulkan agar pemerintah tidak hanya memberikan subsidi, tetapi juga menghadirkan skema pembiayaan yang ramah bagi driver. Salah satunya melalui kredit berbunga rendah serta program konversi motor berbahan bakar minyak ke .

Igun menambahkan, langkah ini bukan sekadar solusi jangka pendek menghadapi potensi , melainkan juga menjadi pendorong transformasi menuju ekonomi berkelanjutan, khususnya di sektor gig economy.

Pihaknya pun menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan pemerintah, platform ojek online, lembaga pembiayaan, hingga produsen kendaraan listrik guna merealisasikan program tersebut.

“Ini bisa menjadi momentum besar untuk perubahan sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan ,” tutupnya.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait