Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,23% ke Level Rp16.400 Per Dolar AS Siang Ini

rupiah di pasar spot melemah 0,23% ke Rp 16.400 per dolar AS. Nilai tukar tersebut melemah dibandingkan pada penutupan perdagangan Senin (28/7) yakni

Bagikan:
rupiah di pasar spot melemah 0,23% ke Rp 16.400 per dolar AS. Nilai tukar tersebut melemah dibandingkan pada penutupan perdagangan Senin (28/7) yakni Rp 16.363 per dolar AS.
rupiah di pasar spot melemah 0,23% ke Rp 16.400 per dolar AS. Nilai tukar tersebut melemah dibandingkan pada penutupan perdagangan Senin (28/7) yakni Rp 16.363 per dolar AS.
A A

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pada perdagangan Selasa (29/72025) siang ini nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau melemah di pasar spot. 

Mengutip data Bloomberg per Selasa (29/7) pukul 12.00 WIB, rupiah di pasar spot melemah 0,23% ke Rp 16.400 per dolar AS. Nilai tukar tersebut melemah dibandingkan pada penutupan perdagangan Senin (28/7) yakni Rp 16.363 per dolar AS.

Nilai Tukar Rupiah Melemah dibuka di Level Rp l16.387 Per Dolar AS Pagi Ini

Awal perdagangan hari ini. Selasa (29/7/2025) Nilai tukar rupiah lanjutkan melemah rupiah spot dibuka di level Rp 16.387 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah melemah 0,14% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 16.364 per dolar AS. 

Hingga pukul 09.00 WIB, pergerakan mata uang di Asia cenderung bervariasi. Di mana, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah turun 0,2%. 

Berikutnya, peso Filipina yang koreksi 0,11 dan dolar Taiwan yang tertekan 0,08%. Disusul, yen Jepang yang terlihat melemah tipis di pagi ini.

Sementara itu, baht Thailand menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,07%.

Diikuti, dolar Singapura yang menanjak 0,008% dan dolar Hongkong yang terangkat 0,003%. 

Kemudian ada yuan China yang terlihat melemah tipis 0,001% terhadap the greenback pada hari ini.

Analisis Pasar: Suku Bunga dan The Fed akan Bersikap Hawkish Pengaruhi Pergerakan Rupiah

pada perdagangan hari ini, Senin (28/7/2025) Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di pasar spot.

Di pasar spot, rupiah tercatat melemah 0,27% ke level Rp 16.364 per dolar AS dibanding posisi akhir pekan lalu di Rp 16.320. 

Senada, rupiah Jisdor Bank Indonesia (BI) melemah 0,09% ke Rp 16.341 per dolar AS.   

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, rupiah, mata uang regional maupun mata uang utama dunia pada umumnya melemah terhadap dolar AS.

Ini terjadi karena menguatnya harapan akan kesepakatan tarif AS dengan negara lainnya, terutama China, menyusul kesepakatan dengan Uni Eropa. 

“Dolar AS diperkirakan masih akan di atas angin pekan ini oleh antisipasi serangkaian data – data ekonomi penting yang diperkirakan kuat,” ujar Lukman

Adapun data ekonomi dimaksud diantaranya inflasi, Personal Consumption Expenditures (PCE), produk domestic bruto (PDB) dan non-farm payrolls (NFP). Rapat FOMC juga diperkirakan akan mempertahankan suku bunga dan The Fed akan bersikap hawkish.

Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, sentimen dalam negeri yang mempengaruhi pergerakan rupiah diantaranya terkait pasar tenaga kerja tanah air yang menghadapi guncangan sulit pada paruh pertama tahun ini.

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terpantau melejit lebih dari 30%, paling tinggi terjadi di Jawa Tengah. 

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, sepanjang Januari hingga Juni 2025, tercatat ada 42.385 pekerja yang mengalami PHK. Angka ini melonjak 32,19% dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebanyak 32.064 orang.

Tercatat Jawa Tengah menjadi provinsi dengan PHK tertinggi sepanjang semester pertama mencapai 10.995 orang. Diikuti dengan Jawa Barat, 9.494 orang, Banten 4.267 orang dan DKI Jakarta 2.821 orang.

Lukman memproyeksikan rupiah hari ini masih berpotensi melemah di kisaran Rp 16.300 – Rp 16.450 per dolar AS. Ibrahim memperkirakan rupiah besok fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp 16.350 – Rp 16.410 per dolar AS.

(wiwin/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru