Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Minta Pungutan Rp 1,1 Juta, Kepsek SDN di Pamulang Diperiksa Disdikbud Tangsel

Seorang Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri di Pamulang diduga meminta uang sebesar Rp 1,1 juta kepada orang tua murid.

Bagikan:
Ilustrasi uang rupiah. (Foto: Maciej Matlak/Shutterstock)
Ilustrasi uang rupiah. (Foto: Maciej Matlak/Shutterstock)
A A

nusantaraterkini.co,  - Seorang () di sebesar Rp 1,1 juta .

() (Tangsel) kini telah tersebut untuk .

Uang tersebut diminta dikirimkan ke rekening pribadi , yang disebut untuk membeli perlangkapan sekolah.

Kepala Bidang Pembinaan SD pada , Didin Sihabudin mengatakan, dari hasil pemeriksaan, mengakui kesalahannya. Meski begitu, saat ini belum diungkap identitas kepala sekolah tersebut.

"Beberapa hal pertanyaan yang kami sampaikan ke Kepala Sekolah tadi, mengkonfimasi informasi-informasi yang ada di masyarakat, terkait tentang hal-hal tadi, misalkan terkait tentang pungutan. Pertama, Alhamdulillah itu belum terjadi pungutan, dan Kepala Sekolah mengakui kesalahan dan tidak akan mengulang hal yang sama ke depan," katanya, dikutip kumparan, Jumat (18/7/2025).

Berdasarkan keterangan kepala sekolah, dua peserta didik yang merupakan pindahan sekolah dari wilayah Jakarta Selatan ini, telah diterima di sekolah negeri tersebut.

"Dia menjelaskan ke kami, awalnya anak ini sudah diterima di sekolah itu. Orang tua murid ini bertanya apa saja yang harus dibiasakan di sekolah, saat itu kepala sekolah menyampaikan soal seragam dan terjadi percakapan meminta uang itu. Di sana kita sudah cek Rp 1 juta pun belum masuk. Saya memastikan, tidak boleh itu, kan dia sudah punya seragam, pakai saja seragamnya ada, karena pramuka pasti ada, merah putih tidak ada, dan sebagainya," jelas Didin.

Perihal sanksi, pihaknya akan melaporkan hasil pemanggilan tersebut kepada Kepala Kota Tangerang.

"Kalau sanksi hasil pemeriksaan ini akan kami laporkan ke pimpinan kami, terutama Pak Kadis. Nantinya seperti apa, nanti akan kita sampaikan oleh Pak Kadis. Namun, kepsek tersebut memastikan tidak akan mengulang lagi, dan tidak ada iuran atau kebutuhan," ungkapnya.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait