Menilik Vihara Go Ya Kong Berusia 123 Tahun di Kota Binjai
Vihara Go Ya Kong (Pao Sen Tha ti) salahsatu vihara tertua yang berada di Kota Binjai, Sumatera Utara.
Nusantaraterkini.co, BINJAI - Vihara Go Ya Kong (Pao Sen Tha ti) salahsatu vihara tertua yang berada di Kota Binjai, Sumatera Utara.
Terbukti vihara yang berada di Jalan Sawo Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, Sumatera Utara, sudah berusia 123 tahun.
Amatan wartawan saat menyambangi Vihara Go Ya Kong, dari gerbang masuk kita sudah disungguhi lukisan yang indah disepanjang dinding menuju bangunan utama vihara.
Lukisan itu memiliki arti dan makna yang berbeda-beda. Hal ini diungkapkan oleh Penasihat Vihara Go Ya Kong, Isabidin Guntur.
"Soal ornamen atau lukisan di dinding vihara ini adalah sejarah agama Budha. Dan hampir di semua vihara ornamen seperti itu ada," ujar Isabidin, Selasa (23/4/2024).
"Dan setiap gambar memiliki arti dan makna serta punya dewa tertentu," sambungnya.
Lanjut Isabidin, Vihara Go Ya Kong sudah berdiri sejak tahun 1901 hingga sampai sekarang ini.
"Dewa yang kami sembah yaitu Go Ya Kong," ujar Isabidin.
Penasihat vihara ini menambahkan, jika Dewa Go Ya Kong yang pada waktu itu adalah seorang tabib yang diangkat oleh tuhan menjadi dewa.
"Go ya kong sangat dipuji dan sangat disembah sama rakyat Tiongkok/Tionghoa pada umumnya. Sejarahnya banyak dan ceritanya banyak," ujar Isabidin.
Bahkan menurut Isabidin, terkhusus orang Tionghoa yang biasanya sudah berumur, sangat mengerti semua tentang Go Ya Kong.
"Go Ya kong nama Tionghoanya Pao Sen Tha Ti, itu sudah luar biasa. Bukan di Indonesia tapi seluruh dunia, apalagi di Tiongkok," ucap Isabidin.
Sedangkan itu, Isabidin juga mengatakan, jika pembangunan Vihara Go Ya Kong, dua tahun belakangan berkembang pesat dan banyak perubahan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Sementara itu, tepat 23 April 2024 Vihara Go Ya Kong memasuki usia ke 123 tahun.
Beberapa kegiatan tersaji di dalam kawasan vihara. Seluruh umat Budha boleh datang bersembahayang dan makan bersama.
"Disamping itu kami memberikan bantuan sosial (Bansos) dari para pendana. Dan baru tahun ini kami adakan. Biasanya bansos menjelang Imlek," ujar Isabidin.
Hut tahun ini dibandingan tahun lalu berbeda, biasanya makan-makan bersama, dan tahun ini ada pemberian bansos. (rsy/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANPemko Medan Kembangkan Layanan Publik Berbasis WhatsApp-AI
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
SEPAKBOLALiga 2: Sumsel United Raih Poin Penuh di Kandang Persiraja Banda Aceh 2-1
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu -
SUMUTPemprov Sumut dan DPR RI Komitmen Tingkatkan Pelayanan Haji 2027
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu -
KESEHATANMuara Enim Jadi Lokasi Uji Coba Reformasi JKN Kemenkes
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu -
NASIONALWamenaker: Pelindungan Peserta Pemagangan Luar Negeri Jadi Prioritas
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
PAPUA TERKINIMRP Minta Dukungan DPD Percepat Pembentukan Provinsi Papua Utara
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
-
EKONOMIEkspor Naik, Neraca Perdagangan Sumut Surplus US$731 Juta
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
SUMUTDinsos Sumut Salurkan Bantuan Pascabencana ke 13.702 Keluarga
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
NEWS VIDEOKejagung Bongkar Dugaan Korupsi Pengadaan Motor MBG Rp1,2 Triliun
Fadli Tara·7 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan