Nusantaraterkini.co, PADANGSIDIMPUAN - Massa yang menamakan diri Waktu Indonesia Bergerak (WIB) Kota Padangsidimpuan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Padangsidimpuan, Senin (25/8/2025).
Dalam orasinya, Erik Astrada Nasution selaku penanggung jawab lapangan WIB, meminta mobil dinas BB 1660 F yang rusak akibat kecelakaan agar dipertanggungjawabkan.
"Mobil dinas DPRD Padangsidimpuan BB 1660 F rusak yang katanya tanpa laporan polisi, menabrak sapi di Jalinsum arah ke Kota Medan, tidak ada perbaikan dan pertanggungjawabannya," ujarnya.
Baca Juga : Ketika Ketua SMSI Padangsidimpuan Khairul Arief Nongkrong dan Ngopi di Cafe Hijrah
Dikatakannya bahwa, kejadian ketika itu oleh Rusydi Nasution, mobil tersebut dibawa dalam perjalanan dinas ke Medan, akan tetapi hanya ada ASN, dan diketahui ianya naik pesawat dari Pinangsori Tapanuli Tengah.
"Kita meminta bapak Rusydi Nasution agar bertanggungjawab atas kejadian tersebut," ucap Erik Astrada.
Sedangkan Koordinator lapangan Rinaldy meminta agar gudang penyimpanan mobil rusak dibuka, untuk bersama-sama petugas APH, untuk melihat langsung keberadaannya, dan sebagai pemakai mobil dinas tersebut bapak Rusydi Nasution, seyogyanya perlu dipertanyakan perihal kerusakan mobil dinas tersebut.
"Pak Rusydi Nasution tolong anda untuk mempertanggungjawabkan kerugian atas kerusakan pada mobil dinas yang anda pakai," sebutnya.
Sementara, Sekwan DPRD Padangsidimpuan, Ruslan Abdul Gani Harahap ketika menjumpai massa WIB, menyampaikan bahwa untuk membuka gudang harus berkoordinasi dengan Ketua DPRD. Dimana mereka semua lagi reses.
"Kita koordinasikan dulu dengan Ketua DPRD untuk membuka gudang itu, dan sekarang ini para anggota DPRD Padangsidimpuan lagi reses," terangnya.
Saat diwawancarai awak media ini, Ruslan Abdul Gani menuturkan dengan singkat, perihal aksi ini akan disampaikan ke Ketua DPRD setempat.
"Aksi ini akan kita sampaikan kepada Ketua DPRD Padangsidimpuan, untuk ditindaklanjuti," tuturnya.
Baca Juga : Polres Padangsidimpuan Bersama Forkopimda Grebek Sarang Narkoba di Silayang-layang
Massa lalu membubarkan diri sembari mengatakan akan datang lagi aksi jilid II.
Tampak pengamanan aksi dari Personel Polres dan Satpol PP.
(sgm/nusantaraterkini.co)
