Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Luas Lahan Terbakar di Sumsel Capai 305,4 Hektare pada Januari - Mei 2026

Luas Lahan Terbakar di Sumsel Capai 305,4 Hektare pada Januari - Mei 2026

ilustrasi - Tim satgas saat memadamkan api di Desa Palemraya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel. (Foto: dok bpbd sumsel)
ilustrasi - Tim satgas saat memadamkan api di Desa Palemraya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel. (Foto: dok bpbd sumsel)
A A

Nusantaraterkini.co, - Luas () di sepanjang Januari-Mei 2026 dilaporkan telah mencapai 305,4 hektare dengan wilayah , Musi Rawas Utara (), dan () sebagai daerah terdampak paling luas.

"Total luas karhutla di sepanjang Januari-Mei 2026, berdasarkan analisa citra satelit mencapai 305,4 hektare," ujar Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan , , Minggu (21/6/2026).

Ferdian menyebut dari luasan total yang tercatat, terdapat tiga daerah yang masing-masing mengalami insiden kebakaran hingga melebihi angka 50 hektare, yakni seluas 55,2 hektare, seluas 54,5 hektare, dan seluas 53,2 hektare.

"Hanya di Muara Enim yang terdata terjadi di lahan gambut seluas 1,1 hektare. Sedangkan sisanya 304,3 hektare terjadi di lahan mineral," imbuhnya.

Berdasarkan data dari situs resmi https://sipongi.menlhk.go.id/, peristiwa karhutla di secara keseluruhan tersebar di 12 kabupaten dan kota.

Selain tiga wilayah terluas di atas, kebakaran juga melanda Musi Banyuasin (Muba) seluas 36,4 hektare, Ogan Ilir dan OKU Selatan masing-masing seluas 27,5 hektare, serta Ogan Komering Ilir (OKI) seluas 23,1 hektare.

Selanjutnya, wilayah Banyuasin mencatatkan kebakaran seluas 9,4 hektare, disusul Lahat seluas 6 hektare, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) seluas 5,9 hektare, Prabumulih seluas 4,8 hektare, dan OKU Timur seluas 1,9 hektare.

"Lima daerah tidak terdata mengalami karhutla, yakni di Lubuklinggau, Mura, , Empat Lawang, dan Pagar Alam. Data luas karhutla 2026 sifatnya masih rekapitulasi sementara," katanya.

Jika dibandingkan dengan data pada periode yang sama di tahun-tahun sebelumnya, luasan karhutla di Sumatera Selatan pada tahun ini terpantau lebih tinggi dibandingkan rekapitulasi sejak tahun 2024.

Sebagai perbandingan, pada rentang waktu yang sama di tahun 2024, luasan kebakaran hanya menyentuh angka 184,1 hektare, lalu pada tahun berikutnya turun ke angka 43,1 hektare.

“Kalau untuk historis data pada tahun-tahun sebelumnya lagi, luasan kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan sempat tercatat mencapai angka 1.046,2 hektare pada tahun 2023, seluas 1.977,7 hektare pada 2022, seluas 93,8 hektare pada 2021, seluas 626,7 hektare pada 2020, dan seluas 245,4 hektare pada kurun waktu tahun 2019,” ungkap dia. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru