Letjen Richard Tampubolon Pimpin Groundbreaking 1.133 Unit Huntap di Padangsidimpuan
Letjen Richard Tampubolon memimpin groundbreaking 1.133 huntap di Padangsidimpuan dan percepat rehabilitasi pascabencana di Sumut.
Nusantaraterkini.co, PADANGSIDIMPUAN-Wakil Ketua 1 Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana, Letjen TNI Richard Tampubolon SH MM memimpin langsung peninjauan kerja sekaligus melakukan groundbreaking pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di Kota Padangsidimpuan dan Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (14/07/2026). Rombongan petinggi lintas kementerian dan lembaga mendarat di Bandara Silangit menggunakan pesawat Boeing A7304 TNI AU.
Kawasan Huntap di Padangsidimpuan memanfaatkan lahan eks PTPN IV di Desa Palopat Pijorkoling, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara. Berdiri di atas lahan seluas 27 hektare, kawasan ini dirancang secara terintegrasi dengan membagi 15 hektare untuk hunian, 7,5 hektare untuk fasilitas umum dan jalan, serta 4,5 hektare sebagai ruang terbuka hijau.
Secara total, area ini diproyeksikan mampu menampung hingga 1.133 unit rumah.
โMenariknya, realisasi mega proyek ini berhasil dimajukan satu tahun lebih cepat dari jadwal semula berkat kolaborasi yang solid.
“Keberhasilan pembangunan ini merupakan bukti nyata sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Semula pembangunan massal direncanakan berlangsung pada tahun 2027, namun atas permohonan percepatan dari Pemerintah Kota Padang Sidimpuan serta berkat dukungan berbagai pihak, pembangunan berhasil dimajukan menjadi tahun 2026,” ungkap Richard.
โSebagai stimulus awal di tahun ini, 200 unit rumah akan segera dibangun. Sebanyak 100 unit disokong oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan 100 unit lainnya disalurkan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.
“Seluruh upaya ini terwujud melalui kolaborasi yang erat antara Satgas PRR, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, serta seluruh pihak terkait yang memiliki komitmen yang sama untuk mempercepat pemulihan masyarakat,” ujarnya.
โRichard menegaskan, gerak cepat di lapangan ini merupakan implementasi langsung dari instruksi kepala negara. Tujuannya, demi menjamin kehidupan warga yang lebih layak dan aman dari risiko bencana.
"Kita sesuai dengan arahan dan perintah dari Bapak Presiden dan Kasatgas. Saat ini dokumen rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi telah selesai disusun dan menjadi acuan pelaksanaan di lapangan," ujarnya.
โPihaknya berharap pola kerja sama yang harmonis ini terus terjaga hingga seluruh unit rumah rampung berdiri.
"Semoga seluruh proses pembangunan berjalan lancar melalui kerja sama lintas sektoral, budaya gotong royong, supervisi yang baik, kolaborasi, serta semangat kebersamaan bersama masyarakat," tutupnya.
Huntap Tapanuli Selatan
โUsai meresmikan dimulainya proyek di Padangsidimpuan, jenderal bintang tiga yang juga menjabat sebagai Kasum TNI ini beserta rombongan terbang menuju Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Di sana, mereka meninjau Jembatan Garoga serta mengunjungi 214 Kepala Keluarga (KK) asal Desa Simatohir dan Desa Panobasan Lombang yang saat ini masih mendiami Hunian Sementara (Huntara).
โDi Tapanuli Selatan, Satgas PRR bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia tengah menyiapkan Huntap Hapesong di atas lahan 5 hektare dengan kapasitas 227 unit rumah. Saat ini, pematangan lahan pada Blok A telah rampung dan siap dibangun, sementara Blok C sedang dikebut.
โ“Atas nama TNI dan seluruh jajaran yang terlibat dalam Satgas PRR, Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia beserta seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian dan komitmen nyata dalam membantu masyarakat,” ucapnya.
โIa mengingatkan seluruh tim teknis agar tidak mengabaikan faktor keselamatan bangunan demi mengejar target waktu.
“Saya berharap seluruh pihak dapat terus menjaga koordinasi, memperkuat sinergi, dan mengedepankan kualitas pekerjaan sehingga setiap rumah yang dibangun benar-benar memenuhi standar keamanan, kenyamanan, dan ketahanan terhadap risiko bencana,” kata Richard.
Lebih dari sekadar mendirikan bangunan fisik, pemerintah daerah diharapkan ikut andil dalam memulihkan roda perekonomian dan aspek sosial para korban bencana di tempat yang baru.
“Saya berharap Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan bersama Kementerian dan Lembaga terkait terus mengintegrasikan berbagai program pemberdayaan masyarakat, mulai dari penyediaan sarana prasarana, pengembangan ekonomi, peningkatan keterampilan, hingga penciptaan lapangan usaha. Dengan demikian, kawasan Huntap Hapesong dapat tumbuh menjadi kawasan permukiman yang mandiri, produktif, dan sejahtera,” pungkasnya.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALHasto Ungkap PDIP Intensif Lobi Fraksi DPR, Dorong Tindak Lanjut Putusan MA soal Gibran
hendra·31 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALUsai Pesta Miras, Pria di Maros Tikam Keponakan hingga Kritis gegara Salah Paham soal Gaji
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSDKPP Terima 5 Aduan soal Pencalonan Gibran, Dua Siap Masuk Tahap Persidangan
hendra·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALWN Malaysia Rampok Warga Batam Pakai Pisau dan Airsoft Gun, Gasak Mobil hingga Rp292 Juta
hendra·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPolisi Sita 1,2 Juta Pil Tramadol Ilegal, Pria Asal Aceh Ditangkap
hendra·3 jam yang lalu -
-
SUMSELGapeka 2026 Berlaku 1 Desember, KAI Palembang Imbauu Penumpang Cek Ulang Jadwal Tiket
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NEWSPengurus JMSI Karo Resmi Dilantik, Siap Bersinergi dengan Pemkab
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NEWSPara Eks Dankor Brimob Sambangi Kapolri, Ini Pesan Penting PKBB untuk Polri
hendra·4 jam yang lalu -
SUMSELPusri Salurkan 306 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi di Sumsel Jelang Musim Tanam
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan