Lapas Cipinang Dukung Ketahanan Pangan Melalui Urban Farming dan Bakti Sosial
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan melalui Panen Raya Urban Farming,
nusantaraterkini.co, JAKARTA - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan melalui Panen Raya Urban Farming, yang digelar pada Jumat (25/10/2024).
Kegiatan ini merupakan pelaksanaan dari petunjuk dan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto yang ditindak lanjuti dengan instruksi Kakanwil DKI Jakarta.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Cipinang, E.P. Prayer Manik, menyampaikan bahwa program urban farming ini memiliki peran penting dalam mewujudkan ketahanan pangan di Lapas sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
“Hasil panen ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan internal Lapas, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat sekitar. Kami berharap melalui program ini, Lapas Cipinang bisa berkontribusi langsung dalam mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, lebih dari 100 kilogram hasil panen yang meliputi sayuran hijau, cabai, tomat, dan tanaman hortikultura lainnya, dibagikan kepada masyarakat dalam rangka bakti sosial.
Ketua Koperasi Lapas Cipinang Waris, yang bertindak sebagai kolaborator utama dalam pengelolaan urban farming ini, menegaskan bahwa program ini memiliki manfaat ganda.
“Melalui urban farming, kami tidak hanya membantu menciptakan ketahanan pangan di Lapas, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dengan masyarakat sekitar melalui kegiatan bakti sosial ini. Program ini memberikan nilai tambah yang nyata bagi semua pihak yang terlibat,” ucapnya.
Salah satu penerima bantuan, Pak Rahmat, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan oleh Lapas Cipinang.
“Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan hasil panen ini. Urban farming yang dilakukan Lapas sangat bermanfaat, terutama dalam membantu kebutuhan pangan kami sehari-hari,” ungkapnya.
Program urban farming di Lapas Cipinang merupakan bagian dari Inisiatif Strategis 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Diharapkan, program ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi lapas lain di seluruh Indonesia dalam mengimplementasikan 13 Program Akselerasi secara optimal, khususnya di bidang kemandirian pangan.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALWamenaker: Pelindungan Peserta Pemagangan Luar Negeri Jadi Prioritas
Herman Saleh Harahap·2 menit yang lalu -
PAPUA TERKINIMRP Minta Dukungan DPD Percepat Pembentukan Provinsi Papua Utara
Herman Saleh Harahap·14 menit yang lalu -
E-SportKejutan MPL ID Season 18, Dewa United Tumbangkan TLID
Herman Saleh Harahap·35 menit yang lalu -
EKONOMIEkspor Naik, Neraca Perdagangan Sumut Surplus US$731 Juta
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMUTDinsos Sumut Salurkan Bantuan Pascabencana ke 13.702 Keluarga
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOKejagung Bongkar Dugaan Korupsi Pengadaan Motor MBG Rp1,2 Triliun
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
EKONOMIOJK Luncurkan RP3I 2026-2030 untuk Perkuat Resiliensi Perbankan
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
KRIMINALPolda Sumut Bongkar Modus Narkoba Gunakan Fitur 'Share Location'
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
-
PERISTIWA5 Ekor Lembu Warga Simalungun Mati Bersamaan di Areal Perkebunan Dolok Ilir, Diduga Keracunan
hendra·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan