Korban Tewas Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Jadi 10 Orang, 1 Masih Terjebak: Status Tanggap Darurat Bencana
Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), meletus pada Senin dini hari (4/11/2024).
nusantaraterkini.co, NTT - Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), meletus pada Senin dini hari (4/11/2024). Sejauh ini, 10 orang dilaporkan tewas (sebelumnya diberitakan 6 orang tewas).
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa dari jumlah itu terdapat satu orang korban yang masih terjebak reruntuhan.
"Per pukul 10.20 WIB itu dikonfirmasi bahwa korban jiwa meninggal akibat erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-laki yang dimulai sejak tadi malam itu berjumlah 10 jiwa," ujar Abdul Muhari dalam konferensi pers di kantornya, Senin (4/11/2024).
Baca Juga : Gunung Lewotobi Laki-laki di NTT Meletus, 6 Orang Satu Keluarga Tewas
"Kami mengkonfirmasi sudah ada 10 korban jiwa, sembilan sudah dievakuasi, satu korban belum dievakuasi. Karena posisi tertimpa reruntuhan sehingga masih menunggu personel SAR terkait," jelas dia.
Dari jumlah korban jiwa itu, lanjutnya, terdapat enam korban yang telah teridentifikasi.
"Kita masih menerima konfirmasi dari Kakansar (Kepala Kantor SAR) Maumere bahwa jumlah korban enam orang ini yang sudah tervalidasi. Artinya, jasadnya sudah bisa ditemukan," ungkapnya.
Muhari mengungkapkan, bahwa aktivitas vulkanik gunung api Lewotobi berdampak pada tujuh desa di dua kecamatan.
Terdapat enam desa terdampak di Kecamatan Wulanggitang, yaitu Desa Pululera, Nawokote, Hokeng Jaya, Klatanlo, Boru dan Boru Kedang. Kemudian satu desa di Kecamatan Ile Bura, yakni Desa Dulipali.
Lebih lanjut, Muhari juga merinci jumlah warga yang terdampak, yakni sebanyak 2.734 KK atau 10.295 jiwa.
"Ini bukan jumlah pengungsi, tetapi ini jumlah warga terdampak di tujuh desa ini," pungkasnya.
Akibat bencana ini, BNPB pun menetapkan status tanggap darurat bencana selama 58 hari. Terhitung dari 4 November hingga 31 Desember 2024 mendatang.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSKetua PKK Pasbar Hadiri Rapat Tata Kelola se-Indonesia Barat
Herman Saleh Harahap·24 menit yang lalu -
OLAHRAGAAtlet Taekwondo TNI Raih Medali Perak di Korea Selatan
Herman Saleh Harahap·56 menit yang lalu -
NASIONALPeserta MagangHub Batch 2 Diminta Tertib Administrasi Sejak Hari Pertama
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSJelang HUT Ke-81, Pasahli Panglima TNI Sambangi Mantan Panglima TNI
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANAparat Gabungan Razia Rutan Kabanjahe, Ratusan WBP Dites Urine
Fadli Tara·3 jam yang lalu -
NEWSHendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
hendra·6 jam yang lalu -
NEWSKPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan Terkait Proyek PUTR
hendra·7 jam yang lalu -
NEWSKetua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Diperiksa Polda, Diduga Terkait Kasus Dhody Thahir
hendra·8 jam yang lalu -
PERISTIWAHujan Deras dan Angin Kencang Diduga Picu Banjir Bandang Solok, Rumah Warga Terdampak
hendra·9 jam yang lalu -
PERISTIWAJalur Padang-Solok Putus Total Diterjang Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang
hendra·9 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan