Ketum PNPI: Program Makan Bergizi Gratis Wujud Tanggung Jawab Pemimpin Membangun Generasi Indonesia
Ketum PNPI Syamsul Rizal mengajak masyarakat mendukung Program Makan Bergizi Gratis sebagai investasi generasi sehat dan wujud amanah kepemimpinan.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Ketua Umum Persatuan Nasional Pemuda Indonesia (PNPI), Syamsul Rizal, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu langkah strategis dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Menurut Syamsul Rizal, Program MBG bukan sekadar kebijakan pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Ia menilai program tersebut juga memiliki dimensi sosial yang kuat karena mendorong semangat gotong royong, kepedulian, dan keadilan sosial di tengah masyarakat.
"Anak-anak yang memperoleh asupan gizi yang baik memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh sehat, belajar dengan optimal, dan menjadi generasi yang mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima nusantaraterkini.co, Senin (3/8/2026)
Ia menjelaskan, dalam ajaran Islam, seorang pemimpin memikul amanah untuk menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat. Hal itu sejalan dengan sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, bahwa setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.
Menurutnya, kebijakan yang bertujuan meningkatkan kesehatan dan kualitas gizi masyarakat merupakan bagian dari bentuk tanggung jawab kepemimpinan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat.
Syamsul Rizal juga mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Ma'idah ayat 2 yang mengajarkan pentingnya saling tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan. Nilai tersebut, kata dia, menjadi landasan moral bagi seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis.
Karena itu, PNPI mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, akademisi, dunia usaha, kalangan pemuda, hingga masyarakat luas untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program tersebut. Dukungan dapat diwujudkan melalui pengawasan yang konstruktif, pemberian masukan, serta mendorong pelaksanaan program yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
"Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya menyediakan makanan bagi masyarakat, tetapi merupakan investasi bagi masa depan Indonesia. Ketika generasi tumbuh sehat, cerdas, dan kuat, bangsa ini akan memiliki modal besar untuk mewujudkan cita-cita menjadi negara maju," kata Syamsul Rizal.
PNPI meyakini keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan kolaborasi seluruh komponen bangsa. Dengan semangat persatuan, gotong royong, dan kepedulian sosial, program tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMIRupiah Melemah ke Rp17.783 per Dolar AS, Pasar Waspadai Sinyal The Fed
hendra·29 menit yang lalu -
NEWS VIDEOSultan Najamudin Dorong Aturan AI hingga Tata Ulang Ketatanegaraan
Fadli Tara·30 menit yang lalu -
OLAHRAGAKapolri: Silat Tjimande dan Debus Banten Berpotensi jadi Sumber Devisa Daerah
Rozie Winata·35 menit yang lalu -
PENDIDIKANAnggaran BGN 2027 Disetujui DPR Rp240,2 Triliun
Herman Saleh Harahap·38 menit yang lalu -
-
SEPAKBOLAPersijap Takluk 1-2 dari Persib, Mario Lemos Akui Timnya Buat Kesalahan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
EKONOMIAwali Pekan, Harga Emas Antam Terkoreksi Rp10.000 Jadi Rp2.628.000 per Gram
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELKorupsi Irigasi, Mantan Anggota DPRD Muara Enim Divonis 4 Tahun
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NASIONALGREAT Institute: Prabowo Tegaskan Perubahan Dukungan terhadap Palestina dari Kuat Menjadi Semakin Kuat
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NASIONALLantik 14 Pejabat Kemenkeu, Suahasil Tekankan Optimasi Penerimaan
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan