Kenalkan Jamsostek ke Generasi Muda, BPJS Ketenagakerjaan Goes to Campus
Kenalkan Jamsostek ke Generasi Muda, BPJS Ketenagakerjaan Goes to Campus
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Universitas Sumatera Utara (USU) melalui Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) dengan BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan program edukasi terhadap mahasiswa dengan tema kegiatan “BPJS Ketenagakerjaan Goes To Campus”.
Kegiatan ini berlangsung di aula FISIP USU, dengan berfokus untuk membangun kesadaran para akademisi dan kaum intelektual mahasiswa dan mahasiswi mengenai penting nya perlindungan jaminan sosial sejak dini.
Seminar yang mengangkat tema “Perlindungan Jaminan Sosial Bagi Pekerja Masa Kini” dihadiri langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Medan Kota Jefri Iswanto sebagai narasumber utama.
Acara tersebut dihadiri oleh peserta yang berstatus mahasiswa, akademisi, staff akademik, dosen, peserta magang hingga masyarakat umum.
Dalam pemaparan materi yang diberikan, Jefri menyoroti minimnya pemahaman literasi tentang jaminan sosial ketenagakerjaan di kalangan masyarakat dan akademisi.
Menurutnya, perlindungan Jaminan sosial sering dianggap hanya dibutuhkan oleh pekerja formal yang sudah memiliki ikatan kontrak atau pekerja tetap, padahal regulasi yang berlaku saat ini sangat mewajibkan seluruh lapisan Angkatan kerja untuk terlindungi.
“Tantangan terbesar yang terjadi saat ini adalah literasi berdasarkan Undang-Undang, perlindungan sosial sangat bersifat wajib. Oleh karena itu, kita ingin membangun kesadaran sejak dini, mulai dari mahasiswa yang nantinya akan segera masuk ke dunia professional," ungkap Jefri, Selasa (30/6/2026).
Jefri juga menegaskan bahwa iuran yang dibayarkan bukanlah sebuah beban finansial, melainkan instrument investasi jangka Panjang.
Manfaat perlindungan ini tidak hanya dirasakan oleh pekerja saja, tetapi juga memberikan keamanan bagi ekosistem tempat mereka berkarya.
Menyadari pesatnya pertumbuhan pekerja lepas di era digital, BPJS Ketenagakerjaan terus memperluas akses pendaftaran.
Berbagai kanal kemudahan telah disediakan, mulai dari penggunaan aplikasi Jamsostek Mobile, agen penggerak jaminan sosial Indonesia, hingga pendaftaran langsung melalui kantor cabang.
Syarat yang dibutuhkan cukup sederhana, yakni bermodalkan Kartu Tanda Penduduk dan Nomor Handphone aktif.
Selain itu, Kantor Cabang Medan juga menggandeng instansi terkait seperti Dinas Komunikasi dan Informatika, aparat kelurahan melalui kepala lingkungan, hingga memanfaatkan sarana rumah ibadah untuk mempercepat penyebaran informasi ke masyarakat luas.
Pada kesempatan yang sama, disampaikan pula rincian manfaat perlindungan yang bisa didapatkan oleh peserta. Santunan kematian ditetapkan senilai Rp42 juta.
Sementara itu, santunan kecelakaan kerja mencapai hingga Rp70 juta khusus untuk pekerja bukan penerima upah.
Tersedia pula fasilitas beasiswa pendidikan hingga Rp174 juta yang diperuntukkan bagi maksimal dua orang anak dari peserta.
Melalui perhelatan edukatif ini, pihak penyelenggara berharap literasi jaminan sosial dikalangan akademisi dapat meningkat secara signifikan.
Kesadaran yang terbentuk sejak masa perkuliahan diharapkan mampu menjadi bekal penting bagi para mahasiswa untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan terlindungi di masa depan.
“Program Seperti ini akan kami dorong ke ekosistem akademisi lainnya, kami percaya ini akan memberikan dampak besar ke ekosistem akademisi bahwa program Jaminan Sosial sangatlah penting,” tutup Jefri.
(mft/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
NEWSVideo WBP Diduga Pesta Sabu Viral, Lapas Tebingtinggi Dirazia: Tim Gabungan Temukan Sajam Hingga Handphone
hendra·2 jam yang lalu -
SUMSELMenko Pangan Tinjau Pembakaran Perdana PSEL Palembang, Sampah Keramasan Mulai Diolah Jadi Listrik
hendra·2 jam yang lalu -
-
NASIONALTrump dan Xi Redakan Ketegangan, Dunia Menatap Babak Baru Hubungan AS-Tiongkok
hendra·3 jam yang lalu -
NEWSSurat Advokat Jadi Objek Perkara Pidana, Hasrul Benny: Ini Kriminalisasi Produk Advokat
hendra·3 jam yang lalu -
KRIMINALPolisi Gagalkan Pengiriman 296 Cartridge Etomidate dari Malaysia ke Medan, Nilainya Rp888 Juta
hendra·4 jam yang lalu -
INTERNASIONALKlaster Mewah Lapas Cibinong Diusut, Menteri Imipas Siapkan Sanksi hingga Pencopotan
hendra·4 jam yang lalu -
KRIMINALBea Cukai Gagalkan Peredaran 2,3 Juta Batang Rokok Ilegal di Kutai Kartanegara
hendra·5 jam yang lalu -
NEWS287,2 Ton Jagung Berhasil Dikirim Polres Binjai ke Bulog Medan Sejak Program Ketahanan Pangan Polri Diluncurkan
hendra·5 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan