Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Kenaikan Tunjangan Anggota DPR Rasa Kasihan Menkeu, Formappi: Karena Kinerja Wakil Rakyat Buruk

Wakil Ketua DPR Adies Kadir menyebut kenaikan tunjangan anggota DPR yang fantastis ini dianggapnya sebagai rasa 'Kasihan Menteri Keuangan kepada

Lucius Karus (Foto: dok.instagram @luciuskarus)
Lucius Karus (Foto: dok.instagram @luciuskarus)
A A

nusantaraterkini.co, JAKARTA - menyebut yang ini '' 

Menanggapi hal itu, () mempertanyakan alasan mendasar mengapa anggota DPR harus dikasihani jika kinerja wakil rakyat masih buruk dan seharusnya tak layak mendapatkan kenaikan tunjangan.

"Pertanyaannya, kenapa Menkeu kasihan? Ya mungkin karena kinerja wakil rakyat yang buruk, tetapi hampir pasti DPR akan selalu di belakang Menkeu dalam semua program dan anggaran yang diajukan," kata Lucius, Rabu (20/8/2025).

Lucius berpendapat, uang dengan jumlah yang sangat lebih dari cukup itu seharusnya menghapus semua hambatan bagi untuk bekerja maksimal.

Lihat saja 10 bulan awal DPR 2024-2029 saat ini bekerja. Dari 42 RUU Daftar Prioritas 2025, baru 1 RUU yang berhasil disahkan yaitu revisi UU TNI. 13 RUU lainnya yang juga berhasil disahkan DPR berasal dari Daftar Kumulatif Terbuka (RUU tentang Propinsi atau Kabupaten/Kota, RUU tindak lanjut keputusan MK seperti RUU BUMN dan RUU Minerba).

"Jadi yang benar-benar menampakkan visi politik legislasi DPR baru 1 RUU saja. Ya RUU BUMN dan RUU Minerba juga sebenarnya menampilkan politik legislasi, tetapi ngga ada tuh di daftar 42 RUU Prioritas 2025," ujarnya.

Dalam pelaksanaan Fungsi Pengawasan, Lucius mengatakan, hampir jarang mendengar ada sikap kritis DPR terhadap aneka kebijakan pemerintah. Padahal ada banyak kebijakan utama pemerintah yang muncul tahun ini. 

"Karena itu, suara DPR seperti tenggelam dibalik tumpukan uang tunjangan besar yang mereka terima," tuturnya.

Begitu juga pelaksanaan Fungsi Anggaran hampir sama dengan Pengawasan. Tidak nampak ada sikap kritis DPR sebagai lembaga penyeimbang terhadap pemerintah.

"Jadi apa gunanya jika tak ada sumbangsihnya untuk mendongkrak semangat bekerja anggota?," tanya Lucius heran.

Oleh karena itu, menurut Lucius kenaikan tunjangan nampak tak layak diberikan. Karena penambahan tunjangan seharusnya menjadi bentuk apresiasi untuk pencapaian yang ditunjukkan oleh lembaga.

"Mungkin benar kata Pak Adies, Kenaikan tunjangan ini hasil sikap kasihan Menkeu kepada anggota DPR. Karena, tunjangan anggota DPR harus berdampak kepada rakyat dengan kepastian memperjuangkan aspirasi yang disampaikan rakyat," tandasnya.

(cw1/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru