Kelangkaan BBM Pangkas Pendapatan Pengemudi Ojol di Medan Akibat Antrean Panjang
Kelangkaan BBM di Medan buat driver ojol rugi waktu dan pendapatan. Antrean panjang di SPBU ganggu performa order
Nusantaraterkini.co, MEDAN – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan selama dua hari terakhir berdampak langsung terhadap penghasilan pengemudi ojek online (ojol).
Waktu yang seharusnya mereka gunakan untuk mencari order kini banyak tersita karena harus mengantre di pom bensin.
Rio Pardede, salah seorang pengemudi ojol mengatakan, kelangkaan BBM sangat memengaruhi pekerjaannya, karena sebagian besar waktu habis di antrean SPBU.
"Dampaknya banyak kali. Yang paling kerasa ya penghasilan berkurang karena waktu habis ngantre, jadi nyari order pun terganggu," kata Rio, Selasa (14/7/2026).
Ia mengaku dalam sehari bisa mengisi BBM hingga dua kali. Setiap kali mengantre, waktu yang dihabiskan mencapai sekitar 45 menit.
"Sehari bisa dua kali ngisi BBM. Sekali ngantre bisa sampai 45 menit. Otomatis penghasilan pun turun karena waktu habis di antrean," ujarnya.
Rio juga mengatakan antrean panjang membuatnya kerap membatalkan pesanan atau justru dibatalkan pelanggan karena terlalu lama menunggu.
"Sering kali order kubatalin, kadang customer juga yang batalin karena kelamaan. Akibatnya persentase peforma penyelesaian order di Grab pun turun," ungkapnya.
Keluhan serupa disampaikan pengemudi ojol lainnya, Riki Hutagalung. Menurutnya, kelangkaan BBM membuat pendapatannya menurun karena waktu bekerja habis untuk mencari SPBU yang masih memiliki stok BBM.
"Pendapatan jelas menurun. Waktu habis cuma buat cari SPBU sama ngantre BBM. Jadi order yang bisa diambil pun jauh berkurang," katanya.
Riki menilai kondisi tersebut turut mengganggu aktivitas masyarakat karena layanan transportasi menjadi tidak maksimal. Ia berharap persoalan kelangkaan BBM segera diatasi.
"Harapan kami semoga pihak terkait cepat mengatasi masalah ini, supaya BBM normal lagi. Jadi kami bisa kerja lancar, masyarakat pun nggak terganggu aktivitasnya," tutupnya.
(Cw1/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
INTERNASIONALIran-AS Kembali Memanas! Dua Rudal Hantam Pulau Qeshm, Trump Akui Serangan Terbatas
hendra·3 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTegur Suami Gegara Judi, Istri di Jakbar Dianiaya hingga Disundut Bara Rokok
hendra·4 jam yang lalu -
NASIONALHasto Ungkap PDIP Intensif Lobi Fraksi DPR, Dorong Tindak Lanjut Putusan MA soal Gibran
hendra·4 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALUsai Pesta Miras, Pria di Maros Tikam Keponakan hingga Kritis gegara Salah Paham soal Gaji
hendra·5 jam yang lalu -
NEWSDKPP Terima 5 Aduan soal Pencalonan Gibran, Dua Siap Masuk Tahap Persidangan
hendra·6 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALWN Malaysia Rampok Warga Batam Pakai Pisau dan Airsoft Gun, Gasak Mobil hingga Rp292 Juta
hendra·7 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPolisi Sita 1,2 Juta Pil Tramadol Ilegal, Pria Asal Aceh Ditangkap
hendra·7 jam yang lalu -
-
SUMSELGapeka 2026 Berlaku 1 Desember, KAI Palembang Imbauu Penumpang Cek Ulang Jadwal Tiket
Rozie Winata·8 jam yang lalu -
NEWSPengurus JMSI Karo Resmi Dilantik, Siap Bersinergi dengan Pemkab
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan