Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Kabut Asap Ganggu 30 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang

Kabut asap mengganggu 30 penerbangan di Bandara SMB II Palembang, terdiri dari 17 keberangkatan dan 13 kedatangan.

Jumlah penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang yang terdampak kabut asap bertambah menjadi 30 penerbangan hingga pukul 15.00 WIB, Kamis (8/10/2026). (foto: istimewa)
Jumlah penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang yang terdampak kabut asap bertambah menjadi 30 penerbangan hingga pukul 15.00 WIB, Kamis (8/10/2026). (foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Jumlah penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang yang terdampak kabut asap bertambah menjadi 30 penerbangan hingga pukul 15.00 WIB, Kamis (8/10/2026).

General Manager Bandara Internasional SMB II Palembang Ahmad Syaugi Shahab menyampaikan akibat jarak pandang berada di bawah batas minimal keselamatan penerbangan.

Sehingga, lanjut dia, hal tersebut membuat pihak bandara dan maskapai melakukan penyesuaian terhadap sejumlah penerbangan demi keselamatan penerbangan.

“Penundaan keberangkatan yang disebabkan oleh terbatasnya jarak pandang akibat kabut asap ini dilakukan guna menjaga keselamatan baik penumpang maupun kru pesawat,” ujar Syaugi.

Berdasarkan kondisi operasional yang diperbarui hingga pukul 15.00 WIB, terdapat 17 penerbangan yang terdampak dari sisi keberangkatan dan 13 penerbangan pada sisi kedatangan.

Penerbangan keberangkatan yang terdampak, yakni Indonesia AirAsia IU921 rute Palembang-Jakarta, IU302 Palembang-Pangkalpinang, Garuda Indonesia GA101 Palembang-Jakarta, IU964 Palembang-Medan, QG987 Palembang-Jakarta, GA107 Palembang-Jakarta, QG981 Palembang-Jakarta, IU923 Palembang-Jakarta, AK461 Palembang-Kuala Lumpur, QG985 Palembang-Jakarta, GA1091 Palembang-Jakarta, GA109 Palembang-Jakarta, IU879 Palembang-Jakarta, ID6871 Palembang-Jakarta, IU935 Palembang-Yogyakarta, IP313 Palembang-Jakarta, serta GA113 Palembang-Jakarta.

Sementara itu, penerbangan yang terdampak pada kedatangan meliputi IU933 Yogyakarta-Palembang, GA102 Jakarta-Palembang, QG9962 Jakarta-Palembang, QG980 Jakarta-Palembang, GA955 Jeddah-Palembang, IU922 Jakarta-Palembang, AK462 Kuala Lumpur-Palembang, QG984 Jakarta-Palembang, GA104 Jakarta-Palembang, IU878 Jakarta-Palembang, ID6870 Jakarta-Palembang, IU965 Medan-Palembang, dan GA108 Jakarta-Palembang.

Dari sejumlah penerbangan tersebut, beberapa pesawat harus mengubah rencana penerbangannya karena kondisi jarak pandang. Indonesia AirAsia IU933 dari Yogyakarta tercatat dialihkan ke bandara lain.

Sementara GA102 dan QG9962 yang berasal dari Jakarta memilih melakukan return to base (RTB) atau kembali ke bandara keberangkatan.

Pengalihan juga dilakukan terhadap QG980 dari Jakarta dan GA955 dari Jeddah. Adapun IU922 dari Jakarta serta AK462 dari Kuala Lumpur tercatat melakukan RTB.

Ia mengatakan pihak bandara terus melakukan pemantauan terhadap kondisi jarak pandang dan perkembangan kabut asap. Langkah tersebut dilakukan untuk menentukan penyesuaian operasional penerbangan.

“Penyesuaian penerbangan dilakukan hingga kondisi jarak pandang memenuhi standar keselamatan penerbangan sehingga pesawat dapat melakukan keberangkatan maupun pendaratan dengan aman,” katanya.

Pihak Palembang memastikan perkembangan kondisi operasional terus dipantau agar penerbangan dapat kembali berjalan normal setelah jarak pandang memenuhi ketentuan keselamatan. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru