Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Judi Online Jadi Pemicu Budi Arie Ditolak Gerindra dan PSI

Budi Arie yang ingin bergabung ke Gerindra secara terang-terangan ditolak pengurus daerah. Pun demikian dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang

Ketua Umum Relawan Projo Budi Arie Setiadi. (Foto: RMOL/Jamaludin)
Ketua Umum Relawan Projo Budi Arie Setiadi. (Foto: RMOL/Jamaludin)
A A

Nusantaraterkini.co,JAKARTA-Latar belakang kasus hukum dinilai menjadi pertimbangan utama sejumlah partai politik menutup ruang bagi mantan Menteri Koperasi Setiadi untuk bergabung.

Belum lama ini, Budi Arie yang ingin bergabung ke secara terang-terangan ditolak pengurus daerah. Pun demikian dengan Partai Solidaritas Indonesia () yang tidak tertarik merekrut Ketua Relawan itu. 

Baca Juga : Diduga Lindungi Situs Judi Online, KPK Didesak Periksa Budi Arie 

Menurut Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, fenomena ini terjadi lantaran Budi Arie sedang dibayangi isu hukum. Budi Arie yang pernah menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika beberapa kali disebut dalam sidang kasus pengamanan situs judi online ().

"Penolakan terhadap Budi Arie dari Gerindra maupun PSI merupakan sinyal kuat bahwasannya dia ikut andil dalam judol," kata Hari Minggu (16/11/2025).

Apalagi, kata Hari, ada fakta persidangan yang menyebutkan keterlibatan Budi Arie saat menjabat Menkominfo era Presiden Joko Widodo.

Baca Juga : Nama Eks Menkominfo Budi Arie Disebut di Dakwaan Kasus Judol 

Maka dari itu, Hari berharap status "nganggur" Budi Arie yang sudah tidak punya jabatan strategis di pemerintahan bisa menjadi modal Polri untuk lebih berani mengusut kasus hukum yang menjeratnya.

"Budi Arie sudah dipanggil dan diperiksa sudah hampir setahun. Jangan sampai pemeriksaan Budi Arie sekadar formalitas saja," pungkasnya.(RMOL)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru