IHSG Hari Ini Diprediksi Sideways, Investor Cermati Sentimen Global
IHSG diprediksi bergerak sideways pada perdagangan 3 September 2026. Investor mencermati tekanan jual obligasi global, rupiah, dan sentimen suku bunga
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak terbatas pada perdagangan Kamis (3/9/2026). Pelaku pasar masih mencermati sejumlah sentimen eksternal, terutama tekanan jual di pasar obligasi global.
Pada perdagangan Rabu (2/9/2026), IHSG ditutup melemah tipis 0,06 persen ke level 6.595,78. Pergerakan indeks selanjutnya diperkirakan masih berada dalam fase sideways.
Analis Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak di rentang 6.550-6.650. Dari sisi teknikal, indeks masih berada di atas Moving Average (MA) 5, sementara histogram MACD tetap bertahan di zona positif.
“Diperkirakan IHSG akan bergerak sideways pada kisaran 6,550-6,650. Namun jika breakdown dari level 6,550, diperkirakan akan uji level di 6,500,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Kamis (3/9/2026).
Dari sisi fundamental, sentimen pasar masih dibayangi tekanan jual pada obligasi global. Kondisi ini berkaitan dengan kekhawatiran investor terhadap inflasi yang masih tinggi, peluang kenaikan suku bunga, serta besarnya beban utang.
Situasi tersebut diperburuk oleh kembali memanasnya konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran yang berpotensi mendorong kenaikan harga minyak. Jika berlanjut, kenaikan harga energi dapat kembali meningkatkan tekanan inflasi secara global.
Phintraco Sekuritas menyebut investor global juga tengah mengantisipasi kebijakan suku bunga dari sejumlah bank sentral utama, termasuk Federal Reserve (The Fed), Bank of Japan (BoJ), dan European Central Bank (ECB).
Kondisi tersebut membuat pelaku pasar cenderung mengambil sikap hati-hati atau risk-off. Investor berpotensi mengalihkan dana ke instrumen yang dinilai memiliki risiko lebih rendah ketika ketidakpastian pasar meningkat.
Di pasar valuta asing, rupiah juga ikut tertekan. Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,11 persen ke level Rp17.763 per dolar AS pada perdagangan Rabu (2/9/2026). Pelemahan tersebut terjadi ketika mayoritas mata uang Asia bergerak melemah.
Sementara itu, MNC Sekuritas melihat IHSG masih menghadapi tekanan jual setelah terkoreksi tipis pada perdagangan sebelumnya.
MNC Sekuritas menilai masih terdapat peluang bagi IHSG untuk melanjutkan penguatan dalam jangka pendek. Indeks diperkirakan berpotensi menguji area 6.635-6.666 sekaligus menutup gap yang terbentuk pada perdagangan sebelumnya.
“Kami memperkirakan, posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c), sehingga terdapat peluang lanjutan penguatan untuk menguji 6,635-6,666 sekaligus menguji area gap yang terbentuk beberapa waktu lalu,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Kamis (3/9/2026).
Untuk perdagangan Kamis, MNC Sekuritas merekomendasikan investor mencermati sejumlah saham, yakni ARCI, BBRI, BRMS, dan BRPT.
Meski terdapat peluang penguatan, investor tetap perlu memperhatikan perkembangan sentimen global, pergerakan rupiah, harga minyak, serta arah kebijakan bank sentral dunia sebelum mengambil keputusan investasi.
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
INTERNASIONALPresiden Israel Tunjuk Saingan Netanyahu Bentuk Pemerintahan Baru
Herman Saleh Harahap·50 menit yang lalu -
NEWSDisindir Said Didu soal LSP, Habiburokhman Singgung Doktrin Perkalian Nol
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SEPAKBOLAJadwal Lengkap Super League dan Championship Indonesia Hari Ini
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
EKONOMIMenaker: Ekonomi Sirkular Buka Peluang Jutaan Lapangan Kerja Baru
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
PENDIDIKANNihayatul Wafiroh Dorong Magang Nasional Jadi Jembatan Lulusan ke Dunia Kerja
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
PERISTIWAPenembakan Massal di Krakow Polandia Tewaskan Enam Orang
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NEWSKapolri Didesak Buka Daftar Korban Penyadapan yang Seret Mantan Petinggi Polri
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
PERISTIWATNI Temukan Black Box M-17 yang Jatuh Saat Tugas Karhutla
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
E-SportMPL ID Season 18: BTR Tumbangkan TLID 4-3, Melaju ke Grand Final
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan