Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

IHSG Hari Ini Berpeluang Uji Level 6.220, Investor Cermati 6 Saham

IHSG hari ini berpeluang menguji resistance 6.220. Simak analisis pasar dan enam saham pilihan BNI Sekuritas, dari NCKL hingga INET.

Bagikan:
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan, IHSG hari ini. (Foto: istimewa)
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan, IHSG hari ini. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Indeks Harga Gabungan () diproyeksikan memiliki peluang untuk menguat pada perdagangan Selasa (28/7/2026). Namun, investor tetap perlu mewaspadai potensi tekanan jual karena pergerakan indeks masih dinilai rentan mengalami koreksi.

Pada perdagangan sebelumnya, ditutup melemah 0,17 persen ke level 6.185. Tekanan pasar juga tercermin dari aksi jual bersih investor asing atau net sell yang mencapai sekitar Rp492 miliar.

Sejumlah menjadi sasaran utama aksi jual investor asing dalam perdagangan tersebut. Beberapa di antaranya yakni TPIA, EMAS, BBRI, ASII, dan DSSA.

Head of Retail Research , Fanny Suherman, memperkirakan IHSG masih memiliki ruang untuk menguji area resistance di sekitar level 6.220 pada perdagangan hari ini.

"Namun setelah itu rentan kembali koreksi dengan target middle term di 6.050-6.150," ujar Fanny dalam risetnya, Selasa (28/7/2026).

Berdasarkan analisis tersebut, area support IHSG berada pada rentang 6.050-6.150. Sementara itu, level resistance indeks diperkirakan berada di kisaran 6.200 hingga 6.220.

Kondisi tersebut membuat investor disarankan untuk tetap mencermati momentum pergerakan pasar dan memperhatikan level teknikal sebelum mengambil keputusan .

Enam Saham yang Masuk Radar

Di tengah proyeksi pergerakan IHSG tersebut, BNI Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang dapat menjadi perhatian investor. Enam saham yang masuk dalam daftar pilihan yakni PT Trimegah Bangun Persada Tbk (), PT Indika Energy Tbk (), PT BFI Finance Indonesia Tbk (), PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (), PT Sanurhasta Mitra Tbk (), dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk ().

Berikut level teknikal yang perlu diperhatikan:

1.

Saham NCKL direkomendasikan dengan strategi Spec Buy. Area pembelian berada di kisaran Rp840, dengan batas cut loss apabila harga turun di bawah Rp830.

Target kenaikan terdekat berada pada rentang Rp860 hingga Rp890.

2.

Untuk saham INDY, strategi yang disarankan adalah Buy if Break pada level Rp2.630. Jika mampu menembus level tersebut, saham ini berpotensi menuju target terdekat Rp2.680-Rp2.770.

Sementara itu, batas risiko atau cut loss berada di bawah Rp2.540.

3.

BFIN masuk dalam radar dengan strategi Spec Buy. Investor dapat mencermati area pembelian Rp765-Rp780, dengan batas cut loss di bawah Rp750.

Target harga terdekat diperkirakan berada pada kisaran Rp805-Rp835.

4.

Saham BIPI juga direkomendasikan untuk dicermati dengan strategi Spec Buy. Area beli berada di kisaran Rp143-Rp146.

Apabila pergerakan saham tidak sesuai harapan dan turun di bawah Rp141, investor disarankan memperhatikan level tersebut sebagai batas cut loss. Adapun target terdekat berada pada Rp150-Rp154.

5. MINA

Untuk saham MINA, strategi yang diberikan adalah Spec Buy dengan area pembelian di sekitar Rp274.

Level cut loss ditetapkan di bawah Rp268, sedangkan target kenaikan terdekat berada pada kisaran Rp280-Rp288.

6. INET

Saham INET menjadi pilihan terakhir dengan strategi Buy on Weakness. Area pembelian berada pada rentang Rp216-Rp226.

Investor perlu mencermati risiko penurunan apabila harga bergerak di bawah Rp208. Sementara itu, target harga terdekat berada pada kisaran Rp230-Rp234.

Dengan proyeksi IHSG yang berpeluang menguji resistance 6.220 tetapi masih dibayangi risiko koreksi, investor perlu mempertimbangkan kondisi pasar secara keseluruhan serta menerapkan manajemen risiko sebelum melakukan transaksi.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru