IHSG Diprediksi Masih Tertekan Hari Ini, Analis Rekomendasikan Saham BULL, BBCA hingga JSMR
IHSG diperkirakan masih melemah pada perdagangan Senin, 29 Juni 2026. Simak proyeksi analis, level support-resistance, dan rekomendasi saham.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Senin (29/6/2026) diperkirakan masih berada dalam tekanan. Meski demikian, sejumlah analis menilai peluang pemulihan jangka pendek tetap terbuka apabila indeks mampu bertahan di atas level support penting.
Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengatakan IHSG masih berpotensi melanjutkan fase koreksi dalam jangka pendek. Menurutnya, indeks diperkirakan menguji area 5.723 hingga 5.784, sementara peluang penguatan berada pada kisaran 5.912 sampai 5.937.
Herditya juga memproyeksikan IHSG bergerak dengan level support di 5.784 dan 5.594, sedangkan resistance berada di 6.286 dan 6.459. Di tengah kondisi pasar tersebut, ia merekomendasikan beberapa saham yang layak dicermati investor, yakni BULL, CUAN, JSMR, dan WIIM.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, menilai tekanan terhadap IHSG masih berlanjut setelah indeks gagal menembus level resistance 6.053 pada perdagangan sebelumnya.
Meski demikian, Ivan melihat peluang rebound masih terbuka selama IHSG mampu bertahan di atas level 5.722. Namun, apabila indeks ditutup di bawah level tersebut selama dua hari perdagangan berturut-turut, pelemahan diperkirakan berlanjut hingga area 5.472.
Ivan memperkirakan support IHSG berada di level 5.722, 5.472, dan 5.314, sementara resistance berada di 5.983, 6.171, 6.377, 6.545, hingga 6.835. Untuk perdagangan hari ini, ia merekomendasikan saham AADI, ASII, BBCA, BUMI, dan CPIN.
Pada penutupan perdagangan Jumat (26/6/2026), IHSG berakhir di level 5.896, turun 102,9 poin atau 1,72 persen dibandingkan sesi sebelumnya.
Berdasarkan data RTI Infokom, total nilai transaksi mencapai Rp12,66 triliun dengan volume perdagangan 20,76 miliar saham dan frekuensi transaksi sekitar 1,53 juta kali.
Mayoritas saham ditutup di zona merah. Sebanyak 562 saham melemah, 123 saham menguat, sedangkan 129 saham lainnya berakhir tanpa perubahan.
(Dra/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
OLAHRAGAManchester City Telan Tiga Kekalahan Beruntun, Enzo Maresca Siapkan Evaluasi Menyeluruh
Rozie Winata·Beberapa detik yang lalu -
-
INTERNASIONALPresiden Israel Tunjuk Saingan Netanyahu Bentuk Pemerintahan Baru
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSDisindir Said Didu soal LSP, Habiburokhman Singgung Doktrin Perkalian Nol
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SEPAKBOLAJadwal Lengkap Super League dan Championship Indonesia Hari Ini
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
EKONOMIMenaker: Ekonomi Sirkular Buka Peluang Jutaan Lapangan Kerja Baru
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
PENDIDIKANNihayatul Wafiroh Dorong Magang Nasional Jadi Jembatan Lulusan ke Dunia Kerja
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
PERISTIWAPenembakan Massal di Krakow Polandia Tewaskan Enam Orang
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NEWSKapolri Didesak Buka Daftar Korban Penyadapan yang Seret Mantan Petinggi Polri
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
PERISTIWATNI Temukan Black Box M-17 yang Jatuh Saat Tugas Karhutla
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan