Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

IHSG Diprediksi Lanjut Menguat, Investor Bidik Level 6.544 pada Perdagangan Hari Ini

IHSG diprediksi kembali menguat pada perdagangan 18 Agustus 2026 dengan target 6.440-6.544. Investor mencermati level resistance 6.454.

Bagikan:
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan, IHSG hari ini. (Foto: istimewa)
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan, IHSG hari ini. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Indeks Harga Gabungan () berpeluang kembali melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Selasa (18/8/2026). Setelah libur panjang dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, pelaku pasar akan mencermati kemampuan indeks mempertahankan momentum positif.

Pada perdagangan terakhir, Jumat (14/8/2026), ditutup menguat 1,59 persen ke level 6.401,89. Penguatan tersebut terjadi setelah indeks sempat bergerak di zona merah pada awal perdagangan.

Tim Riset menilai sentimen positif terhadap pasar saham salah satunya dipengaruhi optimisme pemerintah terhadap pertumbuhan nasional.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia tumbuh 5,45 persen hingga semester I-2026. Pertumbuhan tersebut disebut menjadi yang tertinggi dalam 13 tahun terakhir.

Pemerintah juga optimistis pertumbuhan Indonesia dapat mencapai 6 persen hingga akhir 2026. Ekspektasi tersebut dinilai berpotensi menjadi katalis positif bagi pasar karena memperkuat keyakinan investor terhadap prospek ekonomi nasional dan kinerja perusahaan domestik.

IHSG Berpeluang Tembus 6.480

Dari sisi teknikal, melihat ruang penguatan IHSG masih terbuka. Indeks diperkirakan dapat menguji area 6.450 hingga 6.480.

Level 6.450 menjadi salah satu titik penting yang perlu ditembus IHSG untuk mempertahankan momentum bullish. Jika mampu melewati level tersebut dan didukung peningkatan volume transaksi, indeks berpotensi melanjutkan kenaikan ke level berikutnya.

Sentimen positif juga datang dari pasar valuta asing. menguat 0,28 persen dan ditutup di level Rp17.827 per dolar AS pada Jumat (14/8/2026).

Penguatan turut dipengaruhi respons pasar terhadap target pemerintah dalam RAPBN 2027 yang menetapkan asumsi nilai tukar sebesar Rp17.500 per dolar AS.

Pergerakan rupiah menjadi salah satu faktor yang turut diperhatikan investor karena berkaitan dengan arus modal asing serta kinerja emiten yang memiliki eksposur terhadap valuta asing.

Proyeksikan IHSG ke 6.544

Sementara itu, memperkirakan IHSG masih mempunyai peluang untuk bergerak lebih tinggi pada perdagangan Selasa (18/8/2026).

MNC Sekuritas mencatat IHSG pada perdagangan terakhir menguat 1,59 persen ke level 6.401 dan disertai peningkatan volume pembelian. Secara teknikal, posisi indeks juga masih berada di atas Moving Average 20 (MA20).

Dalam skenario optimistis, IHSG diperkirakan memiliki peluang menuju rentang 6.440–6.544.

Namun, investor tetap perlu mencermati potensi koreksi. MNC Sekuritas menyebut skenario negatif dapat terjadi apabila IHSG telah menyelesaikan wave (a) dalam pola diagonal. Kondisi tersebut berpotensi membuka ruang koreksi menuju 5.890–6.192 untuk membentuk wave (b).

Untuk perdagangan Selasa, area support IHSG berada di sekitar 6.201 dan 6.029. Sementara itu, resistance terdekat berada di level 6.454 dan 6.599.

Dengan demikian, pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini akan sangat bergantung pada kemampuan indeks menembus resistance 6.454. Jika berhasil dilewati dengan dukungan volume transaksi yang kuat, peluang menuju area 6.480 hingga 6.544 semakin terbuka.

Sebaliknya, kegagalan mempertahankan level support dapat memicu aksi ambil untung dan meningkatkan risiko koreksi.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru