IHSG Cetak Rekor Baru Tertinggi Sepanjang Masa Dekati Level Psikologis Baru di 8.000
IHSG memantul ke level 7.955,95 di awal perdagangan. Ini merupakan rekor baru tertinggi sepanjang masa atau All Time High (ATH), yang sebelumnya berad
Nusantaraterkini.co, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada awal perdagangan sesi pertama di perdagangan Kamis (14/8/2025).
Baca Juga : Analis Pasar: IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan Menguji Level 7.680 di Perdagangan Selasa (12/8/2025)
Bahkan, IHSG mencetak rekor tertinggi terbarunya dan kian dekat dengan level psikologis baru di 8.000.
IHSG memantul ke level 7.955,95 di awal perdagangan. Ini merupakan rekor baru tertinggi sepanjang masa atau All Time High (ATH), yang sebelumnya berada di level 7.910,86 pada 19 September 2024.
Baca Juga : IHSG Ditutup Menguat 72,54 Poin Bersandar di Level 7.605,92 Sore Ini
Senior Market Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan, IHSG harus ditutup di atas 7.912 pada penutupan perdagangan Kamis (14/8). Jika itu tercapai, maka resistance IHSG berikutnya di 7.967 dan 8.000.
Secara tenikal, Nafan mencermati pergerakan IHSG diprediksikan terus melanjutkan proses uptrend. Di sisi lain, Stochastics K_D dan RSI menunjukkan sinyal positif dengan volume meningkat.
Baca Juga : Analis Pasar: IHSG akan Bergerak Mixed Cenderung Melemah Hari Ini
Menurutnya, sejumlah sentimen pendorong penguatan IHSG. Pertama, peluang pemotongan suku bunga oleh Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Fed secepatnya pada September 2025 sangat terbuka lebar.
“Bahkan probabilitas pemangkasannya sebesar 25 basis points (bps) sudah mendekati 95%, mengingat bahwa inflasi AS cukup stabil dan berada di level yang cukup rendah,” katanya.
Baca Juga : IHSG Tercatat Melemah 0,06% Selama Sepekan Terakhir
Nafan bilang pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska pada hari Jumat diharapkan mampu meredam sentimen tensi geopolitik perang Rusia-Ukraina serta perang tarif AS-Rusia.
Dari domestik, stabilitas perekonomian domestik diharapkan mampu meningkatkan foreign capital inflow kedepan. Apalagi pada Jumat (15/8), Presiden Prabowo akan menyampaikan pidato nota keuangan dan RAPBN 2026.
“Terdapat potensi akselerasi belanja pemerintah, beserta kebijakan stimulus ekonomi dari pemerintah sehingga diharapkan kondisi makroekonomi domestik dapat lebih kondusif di semester II-2025,” jelas Nafan.
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
NASIONALKemnaker Minta Perusahaan Terapkan Higiene Industri
Herman Saleh Harahap·35 menit yang lalu -
-
-
EKONOMITiga Perusahaan Otomotif Mengakui Dugaan Diskriminasi KPPU
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
KESEHATANKampanye Germas Ceria, Kahiyang Ajak Siswa Hidup Sehat
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
KRIMINALPolda Sumsel Tangkap Tersangka Pembobol Rumah Guru Agama
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
-
KOTA MEDANPemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Sumatera
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
SUMUTPemprov Sumut Kebut Pembangunan Infrastruktur dan Realisasi APBD 2026
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan