IHSG Berpeluang Rebound Usai Terjun 4,57%, Cermati Sentimen Global dan Rupiah
IHSG diproyeksi rebound usai anjlok 4,57%. Sentimen global, konflik Timur Tengah, dan rupiah jadi penentu arah pasar hari ini.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berpeluang mengalami technical rebound pada perdagangan Kamis (5/3/2026), setelah sehari sebelumnya terkoreksi dalam hingga 4,57% dan ditutup di level 7.577.
Analis BRI Danareksa Sekuritas dalam riset harian SAPA MENTARI menyebutkan pergerakan indeks masih sangat dipengaruhi dinamika global, terutama eskalasi konflik di Timur Tengah yang memicu gelombang aksi jual di berbagai bursa Asia.
Penurunan tajam IHSG sejalan dengan tekanan yang terjadi di mayoritas pasar regional. Ketidakpastian geopolitik membuat investor cenderung melakukan aksi lindung nilai dan mengurangi eksposur terhadap aset berisiko.
Tekanan Domestik: Outlook Fitch dan Rupiah
Dari dalam negeri, sentimen negatif juga datang dari langkah Fitch Ratings yang merevisi outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, meski mempertahankan peringkat kredit di level BBB. Revisi ini mencerminkan meningkatnya risiko terhadap prospek fiskal dan konsistensi kebijakan ekonomi.
Di pasar valuta asing, tekanan terlihat dari pelemahan rupiah yang mendekati level Rp17.000 per dolar AS, menambah kekhawatiran pelaku pasar terhadap stabilitas eksternal.
Kebijakan Transparansi KSEI Jadi Sentimen Positif
Di tengah tekanan, ada katalis positif dari pasar modal. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mulai menerapkan keterbukaan data investor dengan kepemilikan saham di atas 1% sebagai bagian dari penyesuaian standar MSCI.
Kebijakan ini dinilai meningkatkan transparansi dan kredibilitas pasar modal Indonesia. Meski demikian, dalam jangka pendek, sebagian investor diperkirakan akan lebih selektif dalam mengambil posisi.
Wall Street Menguat, Buka Peluang Sentimen Positif
Dari Amerika Serikat, penguatan bursa saham memberi angin segar. Indeks utama di Wall Street ditutup di zona hijau:
Dow Jones Industrial Average naik 0,49% ke 48.739,41
S&P 500 menguat 0,78% ke 6.869,50
Nasdaq Composite melonjak 1,29% ke 22.807,48
Penguatan tersebut diharapkan dapat meredam tekanan di pasar Asia, termasuk Indonesia.
Level Teknikal dan Rekomendasi Saham
Secara teknikal, IHSG diperkirakan memiliki area support di 7.516 dan resistance di 7.693. Selama mampu bertahan di atas area support, peluang rebound masih terbuka.
BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beberapa saham untuk dicermati:
HRTA
AADI
ESSA
Investor tetap disarankan memantau perkembangan geopolitik global serta pergerakan nilai tukar rupiah, yang berpotensi memengaruhi volatilitas pasar dalam jangka pendek.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSPanglima TNI Ziarah ke Makam Soeharto dan Jenderal Soedirman
Herman Saleh Harahap·6 menit yang lalu -
EKONOMIDugaan Tying LPG, PT Hibarnas Jaya Ajukan Perubahan Perilaku ke KPPU
Herman Saleh Harahap·39 menit yang lalu -
PENDIDIKANPertukaran Pelajar, Rico Waas Lepas 10 Pelajar ke Ipoh
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
VIRALViral, Pria Diduga Kepala SPPG di Tebingtinggi Kepergok Istri Sah Dugem Bareng Selingkuhan Berujung Pelaporan
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NASIONALAnggota DPR Desak Evaluasi Sistem Keselamatan Pelayaran
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
-
KRIMINALBawa 44 Bungkus Sabu dari Aceh, Dua Pria Ditangkap di Besitang
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NASIONALTinjau API Banyuwangi, Wamenaker Minta Peserta MagangHub Asah Kompetensi
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
PERISTIWAPembangunan Tong Pengolahan Emas di Desa Simalagi Madina Telan Korban Jiwa
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SUMSELGubernur Sumsel Tinjau Penanganan Karhutla dan Kondisi Gajah di Suaka Margasatwa Padang Sugihan
Rozie Winata·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan